KAI Bidik Perluasan Commuter Line ke Merak, Sukabumi, hingga Cikampek
JAKARTA, investortrust.id — PT Kereta Api Indonesia (Persero) alias KAI membidik perluasan jaringan commuter line melalui pengembangan elektrifikasi jalur di Rangkasbitung Line menuju Merak, Bogor Line ke Sukabumi, serta Cikarang Line ke Cikampek, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat di sejumlah lintas.
Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto sebelumnya yang menegaskan sistem perkeretaapian menjadi salah satu fokus pembangunan nasional saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta pada 4 November 2025, utamanya untuk menghadirkan layanan transportasi yang menjangkau masyarakat luas.
Baca Juga
“Pengembangan ini kami lanjutkan secara bertahap agar layanan bisa terus mengikuti kebutuhan masyarakat. Harapannya, perjalanan menjadi lebih mudah dijangkau, semakin nyaman, dan turut mendukung aktivitas ekonomi di berbagai wilayah,” kata Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba dalam keterangannya, dikutip Kamis (9/4/2026).
KAI mencatat pertumbuhan pengguna di lintas Rangkasbitung, dari 43.317.716 pada 2022 menjadi 77.552.716 pada 2025. Pada Januari–Maret 2026, jumlah pengguna mencapai 20.197.205.
Sementara itu, lintas Cikarang mencatat peningkatan dari 55.660.235 pengguna pada 2022 menjadi 85.936.774 pada 2025. Pada Januari–Maret 2026, jumlah pengguna mencapai 21.717.664. Lintas ini juga didukung layanan KA lokal Jatiluhur dan Walahar yang melayani mobilitas kawasan industri hingga Purwakarta.
Anne menambahkan, peningkatan tersebut mencerminkan perubahan pola mobilitas masyarakat. “Pergerakan masyarakat semakin meluas. Angka-angka ini menunjukkan kebutuhan layanan yang terus berkembang mengikuti aktivitas di berbagai wilayah,” ujar dia.
Baca Juga
KAI Catat 617.531 Tiket Kereta Api Ludes Terjual saat Libur Panjang Paskah
Menurutnya, elektrifikasi jalur membuka ruang penguatan layanan, termasuk peningkatan frekuensi perjalanan dan kapasitas angkut. “Pergerakan masyarakat semakin meluas. Angka-angka ini menunjukkan kebutuhan layanan yang terus berkembang mengikuti aktivitas di berbagai wilayah,” tutur Anne

