KAI Siapkan 2 Stasiun Commuter Line Baru di Lintas Tanah Abang-Rangkasbitung
JAKARTA, investortrust.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI melakukan pengembangan dua stasiun baru lintas Tanah Abang-Rangkasbitung atau green line, yakni Stasiun Tigaraksa dan Stasiun Jatake.
Menurut Vice President Public Relations KAI Anne Purba, pembangunan dua stasiun baru itu dilakukan seiring dengan peningkatan pengguna commuter line lintas Tanah Abang-Rangkasbitung.
Baca Juga
Penumpang KAI Commuter Melonjak di HUT TNI, Jadwal Perjalanan Ditambah
Pada 2021, pengguna commuter line mencapai 123,12 juta. Jumlah itu meningkat pada 2022, yaitu 215,04 juta pengguna. Pada 2023 saat pemerintah telah melakukan pelonggaran dan mencabut status pandemi Covid-19 di Indonesia, pengguna commuter line melonjak menjadi 290,89 juta pengguna.
“Salah satu langkah strategis yang dilakukan untuk menjawab kebutuhan tersebut adalah pengembangan Stasiun Tigaraksa dan pembangunan Stasiun Baru Jatake di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Ini merupakan bagian dari lintas Stasiun Tanah Abang - Stasiun Rangkasbitung, atau yang disebut lintas green line pada peta commuter,” kata Anne dalam keterangannya yang dikutip Sabtu (12/10/2024)
Anne menjelaskan pembangunan ekstensi Stasiun Tigaraksa dan Flyover Tenjo di antara Stasiun Tenjo dan Stasiun Cikaya telah dilakukan dengan revitalisasi dan perluasan bangunan.
“Pengembangan Stasiun Tigaraksa merupakan hasil kolaborasi antara KAI, pemerintah, dan pihak swasta. Konsep transit oriented development (TOD) yang diterapkan di Stasiun Tigaraksa ini akan terhubung dengan kawasan pemukiman Agung Podomoro Land serta moda transportasi lainnya. Selain itu, flyover di Jalan Raya Tenjo akan dibangun untuk menghilangkan pelintasan sebidang kereta api dengan jalan raya,” tambahnya.
Anne menyampaikan, KAI mencatat peningkatan volume penumpang KRL di Stasiun Tigaraksa yang melayani 220 perjalanan KRL per hari. Pada 2021, Stasiun Tigaraksa melayani 817.723 pengguna, meningkat menjadi 1,19 juta pengguna pada 2022, dan mencapai 1,51 juta pengguna pada 2023.
Selain Stasiun Tigaraksa, jalur green line baru lainnya adalah Stasiun Jatake. KAI bersama pemerintah dan swasta berkolaborasi membangun stasiun baru ini di Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
“Pembangunan Stasiun Jatake merupakan bagian dari pengembangan konsep TOD. Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, telah melakukan peletakan batu pertama pembangunan Stasiun Jatake pada Sabtu, 30 Maret 2024, dan ditargetkan akan melayani operasional KRL pada pertengahan tahun 2025,” jelas Anne.
Anne mengatakan Stasiun Jatake dibangun di atas lahan seluas 2.435 meter persegi, dengan luas bangunan gedung stasiun 3.000 m² yang terdiri dari tiga lantai. Dirancang oleh Arkonin yang merupakan biro arsitektur terkemuka mengadopsi gaya modern tropis dengan tata ruang yang fungsional.
Baca Juga
KAI Commuter Catat Peningkatan Volume Pengguna 15% pada Kuartal III-2024
Panjang peron Stasiun Jatake mencapai 250 meter dengan lebar masing-masing peron 6 meter. Area dalam bangunan menyediakan zona aktivitas penumpang, zona komersial, dan area kantor KAI. Di luar bangunan, terdapat fasilitas parkir untuk mobil, motor, dan sepeda, serta penggunaan panel surya untuk efisiensi penggunaan listrik.
“Semoga penambahan fasilitas ini dapat menarik masyarakat untuk berpindah memilih transportasi massal seperti KRL sebagai dukungan dalam mengurangi emisi karbon dari kendaraan pribadi untuk menjaga lingkungan,” tutup Anne.

