Saham VKTR Naik 20% Jelang Peresmian Pabrik EV oleh Prabowo Hari Ini, Berlanjut?
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) menunjukkan tren penguatan dalam sebulan terakhir jelang peresmian fasilitas perakitan kendaraan listrik miliknya di Magelang.
Berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham VKTR, emiten yang dikendalikan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), telah melesat hampir 20% menjadi Rp 905 selama sebulan terakhir. Kenaikan tersebut lampaui penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) sebanyak 1,18% untuk periode sama.
Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan fasilitas perakitan kendaraan listrik milik VKTR Teknologi (VKTR) di Magelang pada Kamis (9/4/2026). Peresmian ini dipandang sebagai tonggak strategis dalam transformasi industri otomotif nasional dari energi berbasis fosil menuju energi terbarukan.
Baca Juga
Besok, Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik VKTR di Magelang
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengonfirmasi agenda tersebut. Ia menyebut kehadiran pabrik yang memproduksi bus dan truk berbasis listrik atau electric vehicle (EV) menunjukkan industri dalam negeri berada di jalur yang tepat.
"Ini adalah salah satu langkah strategis bahwa industri dalam negeri sudah ke arah yang benar. Kita memang harus mulai bertransformasi dari penggunaan energi fosil menuju energi baru terbarukan, salah satunya listrik," ujar Prasetyo, kemarin.
Kenaikan Penjualan
Adapun, laporan kinerja keuangan VKTR tahun 2025 menunjukkan pertumbuhan. Pendapatan perseroan naik menjadi Rp 1,08 triliun, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 1 triliun. Laba bruto juga naik dari Rp 178,14 miliar menjadi Rp 196,60 miliar. Meski demikian laba bersih turun menjadi Rp 423 juta.
Selain itu, VKTR Teknologi (VKTR) kian mendominasi di industri kendaraan listrik komersial nasional. Di segmen bus listrik Transjakarta, VKTR kini menguasai sekitar 30% pangsa pasar armada listrik dan masuk tiga besar pemasok utama.
Baca Juga
Perkuat Posisi, VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR) Kuasai 30% Bus Listrik Transjakarta
“Target kami jelas, yaitu menjadi pionir kendaraan listrik komersial yang tangguh, sekaligus mendorong transisi transportasi nasional ke arah lebih bersih. Saat ini, hampir sepertiga armada bus listrik Transjakarta sudah menggunakan produk kami,” ujar Chief Executive Officer (CEO) VKTR, A Ardiansyah Bakrie.
Tahun lalu, menurut Ardi, VKTR berhasil menjual 69 unit kendaraan listrik, meliputi 53 bus, 10 truk, dan 6 forklif. Secara kumulatif, sejak berdiri hingga akhir 2025, emiten yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan sandi saham VKTR itu telah membukukan penjualan 135 bus, 24 truk, dan 13 forklif.
VKTR merupakan perusahaan publik kendaraan listrik komersial pertama di Indonesia dan bagian dari PT Bakrie & Brothers Tbk. Perseroan memiliki visi menciptakan kemandirian industri kendaraan listrik nasional, termasuk bus dan truk, serta mendukung upaya penghematan subsidi BBM dan pencapaian target net zero emission.

