Evakuasi KA Bangunkarta Rampung, Jalur Bumiayu Kembali Dibuka Terbatas
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan proses evakuasi seluruh rangkaian KA (161) Bangunkarta yang terdampak anjlokan di Stasiun Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah telah selesai pada Selasa (7/4/2025) dini hari. Proses evakuasi dilakukan oleh tim teknis KAI dengan dukungan personel TNI/Polri, serta unsur kewilayahan setempat.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menyampaikan, setelah evakuasi dan penanganan prasarana selesai, perjalanan kereta api di lintas Bumiayu kembali normal.
Baca Juga
"Fokus utama kami adalah memastikan seluruh jalur dapat dilalui dengan aman sehingga perjalanan kereta api kembali berjalan normal. Petugas unit jalan rel dan jembatan telah melakukan penguatan konstruksi rel pasca-evakuasi untuk menjamin keselamatan perjalanan," kata Anne dalam keterangan resmi, Selasa (7/4/2026).
Pada Selasa (7/4/2026) pagi, kedua jalur di lokasi tersebut telah dapat dilalui dengan pembatasan kecepatan. Kereta pertama yang melintas adalah KA 2718 (Karacibon Service) sebagai kereta barang, berangkat dari Stasiun Linggapura pukul 03.49 WIB dan melintasi KM 312+1 pada pukul 04.04 WIB melalui jalur hulu.
Sementara pada jalur hilir KM 312+300 hingga 312+100, kereta pertama yang melintas pada pukul 05.44 WIB adalah PLB 255B (Jaka Tingkir). "Berdasarkan pemantauan petugas di lapangan, kondisi jalur dinyatakan aman," tambah Anne.
Sebagai komitmen pelayanan, KAI tetap mengawal pemenuhan hak pelanggan yang terdampak. Mobilisasi penumpang menggunakan 10 unit bus bantuan dilakukan untuk memastikan pelanggan mencapai tujuan masing-masing.
Baca Juga
Kereta Bangunkarta Anjlok di Brebes, KAI Siapkan 10 Bus dan Rekayasa Perjalanan
KAI juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Petugas di stasiun terdampak disiagakan untuk memberikan informasi serta menyalurkan service recovery, berupa makanan dan minuman sesuai ketentuan.
“Kami sangat mengapresiasi kesabaran dan pengertian para pelanggan. KAI akan terus memperkuat pengawasan operasional guna menjaga standar keselamatan perjalanan kereta api,” tutur Anne.

