Kereta Bangunkarta Anjlok di Brebes, KAI Siapkan 10 Bus dan Rekayasa Perjalanan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas gangguan perjalanan imbas anjlokan kereta api (KA) (161) Bangunkarta relasi Jombang–Pasar Senen di emplasemen Stasiun Bumiayu pada Senin (6/4/2026) pukul 14.15 WIB.
Insiden yang terjadi di KM 312+1, Brebes, Jawa Tengah tersebut mengakibatkan jalur hulu dan hilir belum dapat dilalui sehingga perjalanan kereta api pada lintas tersebut terganggu.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menegaskan prioritas utama perusahaan adalah keselamatan serta pemenuhan hak pelayanan bagi seluruh pihak yang terdampak.
Baca Juga
2 Juta Tiket Kereta Lebaran Ludes Terjual, Okupansi Tembus 44,8%
“Seluruh pelanggan serta awak kereta api yang berada dalam rangkaian tersebut dalam kondisi selamat tanpa ada korban jiwa, dan saat ini proses evakuasi sarana di lokasi rintang jalan terus dipacu dengan dukungan penuh dari personil TNI, Polri, serta unsur kewilayahan setempat agar jalur dapat segera difungsikan kembali,” kata Anne dalam keterangan tertulis, Senin (6/4/2026).
Sebagai langkah penanganan, KAI menyiapkan angkutan lanjutan atau overstappen untuk meminimalisasi hambatan perjalanan.
“Sebanyak 10 bus dikerahkan untuk memobilisasi pelanggan menuju stasiun tujuan atau menyambung perjalanan yang terputus akibat kendala operasional ini. Selain penyediaan transportasi pengganti, KAI juga menyalurkan service recovery berupa makanan dan minuman kepada para pelanggan sesuai dengan regulasi perusahaan,” terang Anne.
Petugas di lapangan juga memberikan pendampingan dan informasi terkini selama proses penanganan berlangsung.
Untuk menjaga kelancaran perjalanan, KAI menetapkan rekayasa pola operasi terhadap sejumlah kereta. Beberapa perjalanan dibatalkan penuh, antara lain KA Sawunggalih (113 & 116), KA Taksaka (45 & 48), KA Purwojaya (54-55 & 60F-57F), serta KA Joglosemarkerto (185-186).
Sementara itu, skema batal sebagian relasi dan saling tukar rangkaian diterapkan pada lintas Prupuk–Purwokerto untuk KA Kamandaka, KA Sawunggalih, dan KA Purwojaya, serta pembatalan sebagian lintas untuk KA Ranggajati.
KAI juga mengalihkan rute perjalanan sejumlah kereta, di antaranya KA Argo Semeru, Gayabaru Malam Selatan, Progo, dan Senja Utama YK melalui lintas Kroya–Bandung–Cikampek. Adapun KA Bima, Manahan, dan Jakatingkir dialihkan melalui lintas utara via Semarang.
Baca Juga
“KAI memahami bahwa gangguan ini berdampak pada agenda perjalanan para pelanggan, sehingga petugas dari unit jalan rel, jembatan, serta sarana terus bekerja di titik anjlokan guna memastikan kelaikan jalur dapat segera terpenuhi sesuai standar keselamatan tinggi,” tutur Anne.
Perseroan mengimbau pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Contact Center 121, layanan WhatsApp KAI di 0811-2223-3121, atau memantau melalui aplikasi Access by KAI.

