Red Hat-Google Cloud Kolaborasi Geber Modernisasi Aplikasi dan Migrasi Cloud
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Red Hat dan Google Cloud terus mempercepat modernisasi aplikasi dan migrasi cloud. Inisiatif ini menghadirkan Red Hat OpenShift langsung di konsol Google Cloud dengan integrasi layanan yang lebih dalam.
Ketersediaan umum Red Hat OpenShift Virtualization menjadi bagian penting dalam kerja sama ini. Layanan ini hadir di Red Hat OpenShift Dedicated on Google Cloud untuk menyederhanakan pengelolaan beban kerja hybrid.
“Kolaborasi ini semakin memberdayakan organisasi melalui kemampuan cloud-native yang komprehensif dari Red Hat OpenShift,” ujar Vice President dan General Manager, Hybrid Cloud Platforms Red Hat Mike Barrett dalam keterangan resmi, Rabu (1/4/2026).
Mike menambahkan platform ini juga menyediakan jalur terpadu untuk modernisasi aplikasi dan pengelolaan beban kerja. Sementara dukungan infrastruktur Google Cloud mendukung keamanan dan performa tinggi.
“Pelanggan kini memiliki jalur yang lebih mulus untuk menjalankan beban kerja virtualisasi maupun kontainer,” jelas Vice President dan Product Management - Google Cloud Compute Platform Google Cloud, Nirav Mehta.
Baca Juga
Google Cloud Nilai Open Network Jadi Kunci Dorong Ekonomi Digital Inklusif Indonesia
Secara umum, integrasi langsung OpenShift ke konsol Google Cloud mempermudah proses onboarding pelanggan. Pengguna kini dapat memvalidasi prasyarat dan melakukan provisioning klaster dengan alur terpandu yang lebih ringkas.
Model penagihan terpadu melalui Google Cloud Marketplace akan memberikan fleksibilitas bagi pelanggan. Skema pay-as-you-go memungkinkan biaya langganan OpenShift masuk dalam komitmen belanja cloud perusahaan.
Integrasi dengan layanan native Google Cloud meningkatkan efisiensi dan keamanan operasional. Layanan seperti Secret Manager, Certificate Authority Service, dan Workload Identity Federation kini terhubung lebih erat.
Red Hat OpenShift Virtualization menghadirkan pendekatan baru dalam modernisasi infrastruktur. Solusi ini menggabungkan virtual machine, kontainer, dan serverless dalam satu platform Kubernetes.
Dukungan bare metal instances Google Cloud C3 memungkinkan performa lebih stabil untuk beban kerja sensitif. Organisasi dapat menjalankan modernisasi secara bertahap tanpa mengganggu operasional utama.
Platform OpenShift Dedicated yang fully managed membantu perusahaan fokus pada pengembangan bisnis inti. Dukungan otomatisasi dan tim Site Reliability Engineers turut menekan beban operasional dan meningkatkan efisiensi.

