Menteri PU Instruksikan Mitigasi Risiko Jembatan Sitanggal Seusai Banjir Brebes
Poin Penting
|
BREBES, investortrust.id — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau penanganan Sungai Babakan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Sabtu (28/3/2026), guna memastikan kondisi infrastruktur sumber daya air tetap terkendali pascabanjir.
Dalam peninjauan tersebut, Dody mencermati kondisi Jembatan Sitanggal di ruas Jalan Jatibarang–Ketanggungan. Secara visual terlihat indikasi retakan pada bagian jembatan, sementara arus sungai di bawahnya cukup deras sehingga memerlukan langkah mitigasi.
“Langkah mitigasi harus segera dilakukan. Kita tidak menunggu sampai terjadi kerusakan yang lebih parah. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” kata Dody dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, dikutip Selasa (31/3/2026).
Baca Juga
Kementerian PKP Siapkan 5.500 Rumah untuk TNI AD di Bekasi, Serang, hingga Brebes
Berdasarkan koordinasi awal, Jembatan Sitanggal merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Adapun Kementerian PU mendorong penanganan dilakukan secara sinergis antara pemerintah pusat dan daerah.
Informasi awal dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menyebutkan kondisi jembatan teridentifikasi mengalami kerusakan pada bagian struktur dan lantai, sehingga memerlukan penanganan lebih lanjut untuk menjamin keselamatan pengguna jalan. Pemerintah daerah juga telah melakukan langkah awal berupa pemasangan rambu peringatan serta penanganan sementara pada permukaan jalan.
Dari sisi Kementerian PU, penanganan difokuskan pada kondisi sungai yang berpotensi memengaruhi stabilitas struktur jembatan. Salah satu opsi teknis yang disiapkan adalah pembangunan oprit dam untuk mengendalikan aliran air sekaligus memperkuat area sekitar struktur jembatan.
Desain teknis oprit dam akan disusun Balai Teknik Sabo, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, dengan mempertimbangkan karakteristik aliran sungai di lokasi.
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah dan Pemprov Jawa Tengah dijadwalkan melakukan survei lapangan dan evaluasi teknis terpadu pada Senin (30/3/2026) untuk menentukan langkah penanganan.
Baca Juga
Presiden Prabowo: Pemulihan Pascabanjir Aceh Tamiang Hampir 100 Persen, Warga Bangkit Lebih Cepat
Sebelumnya, banjir di Brebes dipicu tingginya intensitas hujan di hulu Sungai Babakan yang menyebabkan peningkatan tinggi muka air hingga level waspada serta sedimentasi di alur sungai yang memicu luapan. Saat ini, kondisi banjir telah surut dan penanganan darurat telah dilakukan di sejumlah titik terdampak.
Dody mengimbau pemerintah daerah segera menyampaikan kebutuhan penanganan secara resmi agar proses dukungan dari pemerintah pusat dapat dilakukan lebih cepat.
“Kita dorong kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga setiap potensi risiko terhadap infrastruktur dapat ditangani secara cepat, tepat, dan menyeluruh,” tutur dia.

