PLN Perkuat Sistem Kelistrikan Sumut, Cadangan Daya Tersedia 113 MW
Poin Penting
|
MEDAN, Investortrust.id – PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik di Sumatra Utara tetap andal selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri 2026 melalui penguatan sistem, kesiapan personel, serta dukungan infrastruktur guna menjamin aktivitas masyarakat dan ibadah berjalan tanpa gangguan.
PLN menyatakan tersedia cadangan daya sekitar 113 MW untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan listrik.
Direktur Teknologi, Engineering dan Keberlanjutan PT PLN (Persero) E. Haryadi menyatakan perusahaan telah mengoptimalkan sistem operasi berbasis digital serta kesiapan sumber daya manusia saat meninjau langsung sistem kelistrikan di wilayah kerja PLN Unit Induk Distribusi Sumatra Utara beluma lama ini.
“PLN terus menjaga kesiapan sistem kelistrikan melalui penguatan teknologi, pemeliharaan preventif, serta monitoring sistem secara real time. Hal ini penting agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas, khususnya ibadah di bulan Ramadan hingga Idulfitri, dengan nyaman tanpa gangguan kelistrikan,” ujar Haryadi dikutip Jumat (20/3/2026).
Baca Juga
Kondisi sistem kelistrikan Sumatra Utara dilaporkan berada dalam posisi aman dengan daya mampu mencapai 2.323 megawatt (MW) dan beban puncak sekitar 2.210 MW. Dengan demikian, tersedia cadangan daya sekitar 113 MW untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan listrik.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatra Utara Mundhakir menegaskan bahwa kapasitas tersebut cukup untuk menjaga keandalan selama periode Ramadan hingga Idulfitri. “Dengan cadangan daya yang tersedia, sistem kelistrikan di Sumatra Utara berada dalam kondisi aman untuk mendukung aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri,” kata Mundhakir.
Untuk memastikan layanan tetap optimal, PLN telah menyiagakan 3.318 personel yang tersebar di 384 posko siaga. Personel ini dilengkapi dengan berbagai peralatan pendukung, seperti genset, unit gardu bergerak, uninterruptible power supply, kendaraan operasional, hingga truk crane guna mempercepat penanganan jika terjadi gangguan.
Selain itu, PLN juga melakukan pengamanan berlapis pada lokasi prioritas, seperti rumah ibadah, pusat transportasi, pusat perbelanjaan, serta fasilitas publik yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas selama Ramadan dan Idulfitri.
“Kami juga melakukan pengamanan berlapis pada lokasi-lokasi prioritas, seperti masjid, pusat transportasi, pusat perbelanjaan, serta fasilitas publik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri,” tambah Mundhakir.
Dalam mendukung tren kendaraan listrik, PLN turut menyediakan 113 unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang tersebar di 91 lokasi di Sumatera Utara, baik di jalur tol maupun non-tol.
Baca Juga
PLN Siagakan 439 SPKLU di Jalur Mudik Jatim-Bali pada Lebaran 2026
Perusahaan juga mendorong pelanggan memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk berbagai layanan kelistrikan, mulai dari pelaporan gangguan, pembelian token, pembayaran tagihan, hingga fitur Trip Planner dan AntreEV bagi pengguna kendaraan listrik.
Mundhakir menegaskan seluruh kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga kenyamanan masyarakat selama periode hari besar keagamaan.
“PLN UID Sumatra Utara telah mempersiapkan seluruh infrastruktur distribusi agar berada dalam kondisi optimal serta didukung kesiapan personel siaga di berbagai titik strategis. Kami berkomitmen menghadirkan listrik yang andal agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan hingga merayakan Idulfitri dengan nyaman,” tutupnya.

