Harga Emas Antam (ANTM) Tertekan Inflasi Energi dan Suku Bunga Global
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini Selasa (17/3/2026) dipantau laman Logam Mulia mencapai Rp 2,992 juta atau turun Rp 5.000 dari Senin (16/3/2026) Rp 2,997 juta per gram karena kekhawatiran inflasi akibat konflik Timur Tengah berpotensi membuat suku bunga global bertahan tinggi lebih lama, sehingga menekan daya tarik logam mulia meski dolar AS melemah.
Adapun rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) sebelumnya di level Rp 3,168 juta per gram yang dicetak pada Kamis 29 Januari 2026. Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 2,740 juta atau turun Rp 4.000 dari sebelumnya Rp 2,744 juta.
Baca Juga
Emas Antam (ANTM) Turun Tipis ke Rp 2,992 Juta, Geopolitik dan Suku Bunga Jadi Faktor
Harga emas Antam bergerak di tengah harga emas dunia yang melemah pada Senin (16/3/2026). Harga emas spot turun 0,4% menjadi US$ 4.998,69 per ons, setelah sempat menyentuh level terendah sejak 19 Februari pada awal perdagangan. Sementara itu, kontrak berjangka emas Amerika Serikat (AS) untuk pengiriman April juga turun 1,1% menjadi US$ 5.004,90.
Penurunan ini terjadi meskipun dolar AS melemah dari posisi tertinggi dalam 10 bulan terakhir, yang seharusnya meningkatkan daya tarik emas bagi investor pemegang mata uang lain. Namun, tekanan inflasi yang dipicu kenaikan harga energi dinilai lebih dominan dalam memengaruhi arah pasar.
Dalam kondisi suku bunga tinggi, emas cenderung kehilangan daya tarik karena tidak memberikan imbal hasil, seperti obligasi atau instrumen berbunga lainnya. Hal ini meningkatkan biaya peluang bagi investor untuk memegang emas.
Dari sisi energi, harga minyak turun pada perdagangan Senin, tetapi secara kumulatif telah melonjak lebih 60% sepanjang tahun ini. Lonjakan tersebut dipicu konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang melibatkan Israel, yang kini memasuki minggu ketiga tanpa tanda-tanda mereda.
Ketegangan geopolitik itu juga berdampak pada jalur distribusi energi global, termasuk Selat Hormuz yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dan gas alam cair dunia.
Baca Juga
Harga Emas Melemah Saat Pasar Khawatir Suku Bunga Bertahan Tinggi
Selain faktor geopolitik, pelaku pasar juga mencermati sejumlah agenda ekonomi penting Amerika Serikat pekan ini, termasuk data Indeks Harga Produsen atau Producer Price Index, klaim pengangguran mingguan, serta keputusan kebijakan moneter bank sentral.
Pasar memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Selasa dan Rabu. Data ekonomi terbaru menunjukkan belum ada perubahan signifikan dalam prospek inflasi, sementara bank sentral tersebut juga tengah memasuki fase transisi kepemimpinan baru.
Datar harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1,544 juta
- Emas 1 gram: Rp 2,988 juta
- Emas 2 gram: Rp 5,916 juta
- Emas 3 gram: Rp 8,849 juta
- Emas 5 gram: Rp 14,715 juta
- Emas 10 gram: Rp 29,375 juta
- Emas 25 gram: Rp 73,312 juta
- Emas 50 gram: Rp 146,545 juta
- Emas 100 gram: Rp 293,012 juta
- Emas 250 gram: Rp 732,265 juta
- Emas 500 gram: Rp 1,464,320 miliar
- Emas 1.000 gram: Rp 2,928,600 miliar.

