Harga Emas Antam (ANTM) Turun ke Rp 2,997 Juta per Gram Tertekan Dolar AS
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini Sabtu (14/3/2026) dipantau laman Logam Mulia mencapai Rp 2,997 juta atau turun Rp 24.000 dari Jumat (13/3/2026) Rp 3,021 juta per gram karena penguatan dolar Amerika Serikat (AS) serta meningkatnya kekhawatiran inflasi yang dipicu konflik di Timur Tengah.
Adapun rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) sebelumnya di level Rp 3,168 juta per gram yang dicetak pada Kamis 29 Januari 2026. Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 2,749 juta atau turun Rp 34.000 dari sebelumnya Rp 2,783 juta.
Baca Juga
Geopolitik Memanas, tapi Harga Emas Antam (ANTM) Justru Turun
Harga emas Antam bergerak di tengah harga emas dunia yang turun pada perdagangan Jumat (13/3/2026). Harga emas spot turun 0,5% menjadi US$ 5.052,15 per ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas Amerika Serikat untuk pengiriman April ditutup turun 1,3% ke level US$ 5.061,70 per ons.
Penguatan dolar dipicu ekspektasi pasar bahwa kebijakan moneter Amerika Serikat akan tetap ketat untuk mengendalikan inflasi.
Bank investasi Jerman Commerzbank dalam catatannya menyebut bahwa ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat menjadi faktor utama yang menekan harga emas dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam kondisi suku bunga tinggi, emas biasanya menjadi kurang menarik bagi investor karena logam mulia tersebut tidak memberikan imbal hasil seperti obligasi atau instrumen keuangan lainnya.
Data ekonomi terbaru di Amerika Serikat juga memperkuat pandangan tersebut. Pengeluaran konsumen pada Januari tercatat meningkat sedikit di atas perkiraan, sementara inflasi inti masih bertahan pada tingkat yang relatif tinggi.
Kondisi ini membuat banyak ekonom memperkirakan bahwa Federal Reserve, bank sentral Amerika Serikat, belum akan melanjutkan penurunan suku bunga dalam waktu dekat.
Faktor geopolitik turut memperburuk sentimen pasar logam mulia. Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Washington akan menyerang Iran dengan sangat keras dalam waktu dekat.
Baca Juga
Harga Emas di Jalur Penurunan Mingguan Kedua, Sentimen Suku Bunga Membebani
Pernyataan tersebut muncul setelah Pemerintah Amerika Serikat memberikan pengecualian sementara selama 30 hari bagi beberapa pihak untuk membeli minyak Rusia yang sebelumnya terkena sanksi.
Harga minyak global memang sempat turun, tetapi tetap berada di jalur kenaikan mingguan karena gangguan pasokan di kawasan Teluk yang dipicu konflik regional.
Di sisi lain, aliran perdagangan emas dari Dubai sebagai salah satu pusat perdagangan emas terbesar dunia mulai kembali bergerak. Beberapa penerbangan yang sempat terhenti telah kembali beroperasi sehingga distribusi logam mulia kawasan tersebut perlahan pulih, menurut sumber industri yang dikutip Reuters.
Datar harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1,548 juta
- Emas 1 gram: Rp 2,997 juta
- Emas 2 gram: Rp 5,934 juta
- Emas 3 gram: Rp 8,876 juta
- Emas 5 gram: Rp 14,760 juta
- Emas 10 gram: Rp 29,465 juta
- Emas 25 gram: Rp 73,537 juta
- Emas 50 gram: Rp 146,995 juta
- Emas 100 gram: Rp 293,912 juta
- Emas 250 gram: Rp 734,515 juta
- Emas 500 gram: Rp 1,468,820 miliar
- Emas 1.000 gram: Rp 2,937,600 miliar.

