Operasi Tulang Pakai Robot? Ini Teknologi Baru di RS Siloam (SILO)
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) menghadirkan teknologi ortopedi berbasis robotik di Siloam Hospitals Mampang sebagai bagian penguatan layanan kesehatan di dalam negeri agar masyarakat Indonesia tidak selalu berobat ke luar negeri.
Presiden Direktur SILO, David Utama menyatakan, Siloam Mampang merupakan salah satu dari lima rumah sakit (RS) spesialis premium dalam jaringan Siloam yang difokuskan pada layanan ortopedi.
“Hari ini topik kita adalah Siloam Mampang. Siloam Mampang itu merupakan salah satu dari 5 premium specialist rumah sakit network-nya Siloam. Khususnya untuk ortopedi,” kata David dalam mediagathering di Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2026) malam.
David menjelaskan, layanan ortopedi di rumah sakit tersebut didukung pendekatan multidisiplin dengan melibatkan berbagai dokter spesialis. “Kenapa kita memusatkan ortopedi di Siloam Mampang? Pertama, banyak tentunya spesialisasi ortopedi di sana diperbantukan dengan multidisciplinary,” jelas dia.
Dikatakan David, rumah sakit Siloam Mampang juga telah dilengkapi teknologi robotik ortopedi bernama VELYS untuk membantu tindakan operasi.
“Nah, dengan robot ini apa kelebihannya? Sudah pasti presisi. Sudah pasti insisinya lebih kecil. Sudah pasti nanti infection rate-nya boleh dibilang verycontrolled. Sudah pasti, mudah-mudahan, recovery-nya bisa lebih cepat,” tegas dia.
Baca Juga
Siloam (SILO) Gencar Ekspansi, Sahamnya Berpeluang Naik ke Level Ini
Dia menilai teknologi kesehatan di Indonesia saat ini sudah berkembang dan dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang selama ini memilih berobat ke luar negeri.
“Di Indonesia sudah mempunyai teknologi dan kemampuan dengan para spesialis yang juga luar biasa, sehingga orang Indonesia boleh mempunyai opsi untuk bisa mengerjakan kasus-kasus sulitnya di Indonesia,” tutur David.
Sementara itu, dokter spesialis ortopedi dan traumatologi Siloam Hospital Mampang, dr. Isa An Nagib menerangkan bahwa penggunaan teknologi robotik dapat meningkatkan presisi tindakan operasi, khususnya pada prosedur penggantian sendi.
“Dengan robotik ini pastinya lukanya tidak terlalu besar, operasi lebih cepat, lebih presisi juga pastinya. Akurasi presisinya pasti akan mendekati anatomical,” kata Isa.
Menurutnya, teknologi robotik berfungsi sebagai panduan selama operasi berlangsung, sementara tindakan tetap dilakukan oleh dokter (operator). “Jadi guidance-nya dari robotik tetap kita yang melakukan. Dengan kata lain kita sinergi, jadi pasti hasilnya akan jauh lebih maksimal,” terang Isa.
Dia menambahkan, penggunaan teknologi robotik juga dapat mempercepat masa pemulihan pasien setelah operasi. “Lebih cepat, besoknya bisa langsung jalan,” ungkap dia.
Baca Juga
Laba Siloam (SILO) Naik Jadi Rp 797 Miliar Didukung Pertumbuhan Pendapatan
Selain teknologi robotik, tindakan ortopedi juga dapat dilakukan dengan teknik minimal invasif melalui prosedur arthroscopy yang hanya memerlukan sayatan kecil. Isa menyebut, teknik tersebut memungkinkan operasi dilakukan melalui lubang kecil sehingga pemulihan pasien dapat berlangsung lebih cepat.
“Untuk teknik minimal invasive, kita punya alat arthroscopy. Operasi tidak harus dengan membelah. Hanya dengan lubang kecil. Kecil sekali, sebesar “pena”, kita bisa membuahkan hasil yang bagus dan maksimal buat pasien,” ucap dia.

