Bagikan

'Groundbreaking' Rusun Subsidi Meikarta, Hashim Sebut Proyek Teladan bagi Program 3 Juta Rumah

Poin Penting

Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo menilai pembangunan rusun subsidi di Meikarta dapat menjadi contoh bagi proyek perumahan lain dalam mendukung Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo Subianto.
Proyek dibangun di atas lahan hibah sekitar 30,7 hektare dari keluarga Mochtar Riady dan James Riady, dengan total target sekitar 141.000 unit apartemen subsidi atau setara 54 tower.
Hashim menyebut pembangunan perumahan memiliki efek berganda yang luas terhadap perekonomian karena terkait dengan banyak sektor usaha.

CIKARANG, investortrust.id Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan Hashim Djojohadikusumo menyebut, pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi sebagai proyek teladan bagi Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo Subianto.

Hal tersebut disampaikannya dalam acara peletakan batu pertama (groundbreaking) rusun subsidi di kawasan tersebut. Proyek tersebut dibangun di atas lahan hibah sekitar 30,7 hektare (ha) dari Lippo Group.

“Pertama-tama ingin saya haturkan banyak terima kasih kepada tuan rumah kita yang juga menghibahkan tanah Pak Mochtar dan Pak James. 30 hektare lebih yang saya lihat tadi. Kemungkinan bisa 140.000 unit apartemen seperti dikatakan Pak Rosan tadi ini bersejarah, luar biasa,” kata Hashim dalam groundbreaking rusun subsidi Meikarta, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (8/3/2026).

Dari kiri ke kanan: Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Bapak Herman Suryatman, Menteri PKP Maruarar Sirait, founder Lippo Group Mochtar Riady, Ketua Satgas Perumahan dan utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk Perubahan Iklim Hasyim Joyohadikusumo, Menteri Investasi dan CEO Danantara Rosan Roeslani, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie dan Ketua Yayasan Pendidikan Pelita Harapan James Riady bersama-sama menekan tombol sirine pada acara acara Ground Breaking Rusun Subsidi Meikarta di Kawasan Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Minggu (8/3/2026). Foto: Investortrust/Elsid Arendra

Baca Juga

Government to Break Ground on 141,000 Subsidized Flats at Meikarta on March 8

Hashim juga mengungkap, kebutuhan rumah layak huni (RLH) di Indonesia masih sangat besar. Berdasarkan data yang tersedia, terdapat sekitar 9 hingga 15 juta keluarga yang masih menunggu rumah layak huni.

“Di samping itu terdapat 27 juta keluarga Indonesia yang tinggal di dalam yang dinamakan RTLH, rumah tidak layak huni,” ujarnya.

Untuk memperbaiki basis data tersebut, pemerintah memutuskan menyusun satu basis data nasional yang berada di bawah koordinasi Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebagai dasar penyusunan kebijakan perumahan.

Area seluas 31,2 hektar yang akan dibangun menjadi Rusun Subsidi Meikarta di Kawasan Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Minggu (8/3/2026). Foto: Dok. Lippo Cikarang

Hashim menilai sektor perumahan memiliki dampak ekonomi yang luas karena berkaitan dengan banyak sektor usaha. “Ternyata industri perumahan dampak terhadap ekonomi kita bisa luar biasa. Bisa berdampak 1,5 sampai 5 kali. Karena ada 185 bidang ekonomi yang terkait dengan bisnis properti, konstruksi dan perumahan,” jelasnya.

Ia mencontohkan, pembangunan sekitar 140.000 unit rusun atau apartemen subsidi di kawasan tersebut akan mendorong permintaan berbagai produk seperti perabot rumah tangga, tempat tidur, hingga perangkat elektronik.

Hashim menambahkan, proyek perumahan juga akan berkontribusi terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional. “Saya amat yakin dan Presiden amat yakin bahwa kita akan mencapai 8%. Karena dari perumahan saja kita sudah hitung 1,5 sampai 2%,” tegasnya.

Dikatakan Hashim, proyek rusun subsidi Meikarta diharapkan menjadi contoh bagi proyek perumahan lain di Indonesia.

“Saya kira ini akan menjadi salah satu proyek teladan. Satu contoh yang baik untuk proyek-proyek lainnya di Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga

Menteri Ara Sebut Meikarta Jadi Patron Hunian Vertikal MBR

Menteri PKP Maruarar Sirait dan Ketua Satgas Perumahan dan utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk Perubahan Iklim Hasyim Joyohadikusumo berjalan menuju lokasi pembangunan Rusun Subsidi Meikarta di Kawasan Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Minggu (8/3/2026). Foto: Investortrust/Elsid Arendra

Sekadar informasi, apartemen subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat ini diperkirakan menelan nilai investasi hingga Rp 39 triliun di luar nilai tanah. Hal tersebut disampaikan Menteri PKP Maruarar Sirait dalam acara land clearing rumah susun subsidi untuk rakyat di Meikarta, Kabupaten Bekasi, Kamis (29/1/2026).

“Hari ini kita melakukan land clearing, Minggu (8/3/2026) kita pasang tiang-tiang fondasi, dan pada 17 Agustus 2026 kita bangun ke atas. Jadi kita punya roadmap yang jelas,” kata Ara.

Apartemen subsidi Meikarta akan dibangun di tiga kawasan dengan luas masing-masing sekitar 10 hektare (ha).

Pengembang Meikarta menawarkan tiga tipe unit, yakni satu kamar tidur untuk tipe 25 dan 27, dua kamar tidur (tipe 35 & 37), dan tiga kamar tidur (tipe 45). Secara keseluruhan, proyek yang merupakan aset PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) ini akan menghasilkan total 141.000 unit apartemen subsidi atau setara 54 tower.

Menteri PKP Maruarar Sirait meninjau lokasi akan dibangunnya Rusun Subsidi Meikarta di Kawasan Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Minggu (8/3/2026). Foto: Investortrust/Elsid Arendra
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024