Rosan Roeslani: Proyek Rusun Subsidi di Meikarta Jadi Tonggak Baru Program Perumahan Nasional
Poin Penting
|
BEKASI, investortrust.id – Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan P. Roeslani menegaskan, pembangunan rumah susun (rusun) bersubsidi di kawasan Meikarta merupakan tonggak baru program perumahan nasional. Proyek yang ditargetkan mencapai 140 ribu unit itu menjadi langkah bersejarah dalam penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Menurut Rosan, proyek Meikarta bukan sekadar pembangunan hunian, tetapi juga bagian dari upaya besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Ini adalah acara yang sangat bersejarah dan luar biasa dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus pembangunan perumahan di Indonesia,” ujar Rosan Roeslani pada acara groundbreaking pembangunan rusun subsidi Meikarta di kawasan Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (8/3/2026).
Hadir dalam acara itu antara lain Founder Lippo Group Mochtar Riady, Founder dan Ketua Yayasan Pelita Harapan James Riady, CEO/Chairman Lippo Group John Riady, Ketua Satgas Perumahan dan Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, serta Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie. Hadir pula Sekda Jawa Barat Herman Suryatman yang mewakili Gubernur Jawa Barat, Plt Bupati Bekasi, Wali Kota Depok, serta jajaran pimpinan Lippo Group.
Baca Juga
Danantara Siap Kucurkan Rp 16 Triliun untuk 18 Tower Rusun Subsidi Meikarta
Rosan Roeslani mengungkapkan, program pembangunan hunianmerupakan salah satu prioritas utama Presiden Prabowo Subianto yang membutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, mulai pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat.
Menurut Rosan, pembangunan 140 ribu unit rusun subsidi dalam satu kawasan merupakan langkah besar yang jarang terjadi dalam satu proyek. Proyek Meikarta akan memberikan dampak ekonomi yang luas, dari penciptaan lapangan kerja hingga penggerak aktivitas ekonomi di berbagai sektor.
“Kalau kita bayangkan, 140 ribu unit itu jumlah yang sangat besar. Multiplier effect-nya juga luar biasa, baik dari penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan masyarakat sekitar, maupun peningkatan aktivitas ekonomi,” tutur dia.
Dia menambahkan, dampak pembangunan ini tidak hanya akan dirasakan para penghuni rusun, tetapi juga oleh perekonomian daerah, bahkan nasional. “Dampaknya bukan hanya untuk 140 ribu keluarga yang nanti tinggal di sini, tetapi juga terhadap perekonomian, bahkan terhadap bangsa Indonesia secara keseluruhan,” tegas dia.
Baca Juga
‘Groundbreaking’ Rusun Subsidi Meikarta, Hashim: Program 3 Juta Rumah Bukti ‘Indonesia Incorporated’
Rosan Roeslani menyampaikan apresiasi kepada Lippo Group yang telah memberikan dukungan besar terhadap proyek tersebut. Ia secara khusus menyebut kontribusi Mochtar Riady, James Riady, serta John Riady yang menginisiasi hibah lahan seluas sekitar 30,7 ha untuk pembangunan rusun subsidi.
Langkah tersebut, kata Rosan, bukan sekadar bentuk komitmen korporasi, melainkan cerminan kepedulian yang lebih dalam. “Ini bukan hanya komitmen, tetapi lahir dari rasa kebersamaan dan rasa kemanusiaan yang sangat luar biasa,” tandas dia.
Rosan berharap proyek rusun bersubsidi di Meikarta menjadi contoh bagi kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendukung pembangunan nasional.
Proyek Meikarta, menurut Roesan Roeslani, menjadi langkah awal dari pekerjaan besar pemerintah dalam mewujudkan program penyediaan hunian bagi masyarakat. “Ini baru langkah awal. Pekerjaan ini sangat besar dan hanya bisa terwujud jika kita bekerja bersama-sama,” ujar CEO Danantara yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi tersebut.

