Astra, Boy Thohir, dan Lawrence Barki Renovasi 80 Rumah di Kawasan Kumuh Menteng
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Ara) menyampaikan, pemerintah bersama pihak swasta akan melakukan renovasi 80 rumah tidak layak huni (RTLH) di kawasan Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat.
Ia menyebut program renovasi tersebut melibatkan sejumlah pihak, seperti PT Astra International Tbk (ASII), Wakil Presiden Komisaris PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Garibaldi "Boy" Thohir, serta Presiden Komisaris PT Harum Energy Tbk (HRUM) Lawrence Barki.
Baca Juga
Kawasan Kumuh Menteng Mulai Ditata 28 Maret, Boy Thohir dan Lawrence Barki Ikut 'Support'
“Kita akan merenovasi 80 rumah lagi, 30 (unit) dari Astra. Kemudian, dari Pak Boy Thohir dan Lawrence Barki ada 50 rumah beserta dengan lorong dan mural-muralnya,” ungkap Ara di Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat, Jumat (27/2/2026).
Politikus Partai Gerindra itu menegaskan, renovasi rumah di kawasan tersebut juga akan diupayakan selaras dengan program gentingisasi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. “Ya, kita usahakan semuanya pakai genting,” tegas Ara.
Ara menekankan, pelaksanaan program Kampung Gotong Royong Menteng Tenggulun dijadwalkan dimulai pada Sabtu (28/3/2026). “Saya minta dimulai sesudah Idulfitri, 28 Maret 2026 hari Sabtu jam 15.00 WIB. Yang direnovasi 50 rumah dan 23 UMKM akan dibina,” tandas dia.
Dia mengungkapkan adanya dukungan pendanaan untuk program tersebut, termasuk dari Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Muhammad Ali. “Tadi juga luar biasa, pak Kasal menitip pesan sama saya untuk support Rp 200 juta,” ucap Ara.
Baca Juga
Kementerian PKP Mulai Program Gentingisasi pada Penataan Kawasan Kumuh Menteng
Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati menyatakan, penataan kawasan dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, sektor perbankan, pelaku corporate social responsibilty (CSR), PT Permodalan Nasional Madani (PNM), serta Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta.
Selain renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), lanjut Sri, penataan kawasan juga mencakup perbaikan lorong alias gang sempit permukiman serta pengembangan kawasan wisata kuliner berbasis UMKM. Menteng Tenggulun akan dijadikan proyek percontohan “Kampung Gotong Royong” dengan konsep hunian sehat sekaligus penguatan ekonomi warga.

