Kawasan Kumuh Menteng Mulai Ditata 28 Maret, Boy Thohir dan Lawrence Barki Ikut 'Support'
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menetapkan penataan kawasan kumuh Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat akan mulai dilaksanakan setelah Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah/2026.
Maruarar, kerap disapa Ara, menyebut pelaksanaan program Kampung Gotong Royong Menteng Tenggulun dijadwalkan dimulai pada Sabtu (28/3/2026).
“Saya minta dimulai sesudah Idulfitri, 28 Maret 2026 hari Sabtu jam 15.00 WIB. Yang direnovasi 50 rumah dan 23 UMKM akan dibina,” katanya saat mengunjungi kawasan Menteng Tenggulun, Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Ia mengungkapkan adanya dukungan pendanaan untuk program tersebut, termasuk bantuan dari Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Muhammad Ali. “Tadi juga luar biasa, pak Kasal menitip pesan sama saya untuk support Rp 200 juta,” ucap Ara.
Dalam kesempatan yang sama, istri Menteri PKP, Shinta Triastuti Sirait menyatakan, pihaknya turut memberikan dukungan terhadap pembangunan sentra kuliner UMKM di kawasan tersebut.
“Ya, bersama ini sebagai dukungan untuk pembangunan sentra kuliner UMKM. Perusahaan kami akan berkontribusi untuk perbaikan jalan atau boulevard di area Menteng Tenggulun sepanjang 300 meter,” tutur Shinta.
Dukungan juga datang dari konglomerat Indonesia. Wakil Presiden Komisaris PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), Garibaldi "Boy" Thohir, mengatakan bahwa dirinya bersama sejumlah pihak ikut membantu (support) penataan kawasan padat penduduk tersebut.
Baca Juga
Kementerian PKP dan BPS Temukan Kesenjangan Tinggi di Menteng, 6 RW Masuk Kawasan Kumuh
“Saya dan beberapa teman yang tinggal di Menteng diajak oleh Pak Menteri berbagi, dan di ruang yang baik ini alhamdulillah sekali senang rasanya kita bisa berkumpul di sini dan membantu daerah-daerah kita yang padat (kumuh),” ujar dia.
Presiden Komisaris PT Harum Energy Tbk (HRUM), Lawrence Barki juga menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan sosial tersebut. “Tentunya kami akan mendukung penuh semua dari kegiatan sosial ini dan semoga nanti lancar sampai tuntas,” tegas Lawrence.
Menteri Ara menambahkan, Boy Thohir dan Lawrence Barki berkomitmen merenovasi 50 rumah tidak layak huni (RTLH) dan perbaikan infrastruktur lingkungan menjadi bagian utama penataan kawasan kumuh Menteng. “Jadi, di sini ada 50 rumah yang akan direnovasi dan perbaikan jalan-jalannya, boulevard-nya, itu dukungan dari Pak Boy Thohir dan Pak Lawrence,” terang dia.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, kawasan Menteng Tenggulun saat ini masih dikategorikan sebagai wilayah kumuh berdasarkan data citra satelit yang dikombinasikan dengan survei lapangan.
“Jadi kami punya data dari citra satelit dikombinasikan dengan data lapangan yang dibuat oleh BPS. Kalau kita lihat di sini ada Menteng, di daerah kita berdiri sekarang ini berwarna merah, artinya kawasan kumuh. Mudah-mudahan setelah dibenahi warna merah ini menjadi warna hijau,” papar Amalia.
Baca Juga
Kementerian PKP dan BPS Temukan Kesenjangan Tinggi di Menteng, 6 RW Masuk Kawasan Kumuh
BPS berencana melakukan survei khusus sebelum dan sesudah intervensi penataan kawasan guna mengukur dampak ekonomi dan sosial program tersebut. “Kami juga sudah merencanakan untuk melakukan survei khusus di sini sebelum dan sesudah diintervensi pak Menteri, baik dampak ke ekonomi maupun ke sosialnya,” tandas Amalia.
Lebih lanjut, sektor perbankan BUMN dan non-BUMN melalui "LadiesBankers", PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF beserta PT Permodalan Nasional Madani (Persero) alias PNM ikut terjun untuk membiayai para warga Menteng Tenggulun untuk menggerakkan roda perekonomian di titik-titik UMKM kawasan.

