Danantara Rampungkan 1.368 Huntara Pascabencana Sumatra
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria melaporkan realisasi pembangunan hunian sementara (huntara) tahap pertama pascabencana Sumatra mencapai 1.368 unit.
“Perlu kami laporkan, untuk huntara jumlah yang sudah selesai tahap pertama itu sebanyak 1.368 unit-1.075 unit di Aceh, 200 unit di Sumatra Utara, dan 123 unit di Sumatra Barat,” ungkap Dony dalam dalam rapat koordinasi (rakor) Satgas Pemulihan Bencana Sumatra di gedung parlemen, Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Baca Juga
Danantara Serahkan 600 Unit Huntara, Wika Percepat Pemulihan Aceh Tamiang
Setelah serah terima kepada pemerintah daerah, lanjut Dony, sebagian besar telah dihuni masyarakat. Perinciannya, 600 unit di Kabupaten Aceh Tamiang, 97 unit di Kabupaten Aceh Timur, 168 unit di Kabupaten Pidie Jaya, 216 unit di Kabupaten Aceh Utara, 200 unit di Kabupaten Tapanuli Selatan, 40 unit di Padang Pariaman, dan 55 unit di Kabupaten Agam.
Selain itu, Danantara mengusulkan tambahan pembangunan di sejumlah lokasi. Di Aceh Utara terdapat empat lokasi yang sedang dikerjakan. Untuk tambahan, di Aceh Utara direncanakan 60 unit dan di Pidie Jaya sebanyak 488 unit yang saat ini dalam proses pengerjaan.
“Kemudian kami masih mengusulkan tambahan rinciannya di Aceh Utara pada 4 lokasi, ada yang sedang dikerjakan Danantara, dan di Sumatra Barat, kami sedang menyiapkan juga untuk hunian tetap (huntap) dan potensi tambahan,” ucap Dony.
Groundbreaking Huntap
Dony menambahkan, dari alokasi 15.000 unit yang dianggarkan, tidak seluruhnya dibutuhkan daerah. Untuk itu, sebagian alokasi akan dikonversi menjadi hunian tetap (huntap). “Harapannya yang sudah selesai bisa ditempati semua, dan sejauh ini yang dibangun, respons dari masyarakat cukup menggembirakan,” terang dia.
Baca Juga
1.606 Unit Huntara di Aceh dan Tapsel Ditargetkan Tuntas Sebelum Ramadan
Dony menyebut, pembangunan huntap akan dimulai dengan koordinasi bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) di tiga provinsi tersebut. “Besok kami akan groundbreaking rencananya di Sumatra Barat untuk huntap yang pertama, kemudian dilanjutkan di Aceh dan di Sumatra Utara,” tutur Dony.

