Waskita (WSKT) Serahkan 600 Huntara di Aceh, Percepatan Pemulihan Pascabencana
JAKARTA, investortrust.id – PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) bersama Danantara resmi menyerahkan 600 unit hunian sementara (huntara) kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Perseroan memastikan pembangunan seluruh unit huntara telah diselesaikan sesuai target.
Prosesi serah terima dihadiri Managing Director Hubungan Antarlembaga BPI Danantara Rohan Hafas, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, serta Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi. Dari Waskita Karya hadir Direktur Utama Muhammad Hanugroho didampingi Direktur Operasi I Ari Asmoko.
Rohan Hafas menyampaikan bahwa penyerahan huntara merupakan bagian dari komitmen Danantara dalam menghadirkan hunian sementara yang layak dan aman bagi masyarakat terdampak bencana.
Baca Juga
WSKT Garap Proyek Sekolah Rakyat di Aceh Senilai Rp 757,05 Miliar
“Pemulihan tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi bergerak pada bagaimana hunian benar-benar memberi ruang bagi keluarga untuk kembali menjalani kehidupan sehari-hari,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (9/1/2026).
Sinergi antara Danantara dan BUMN Karya tersebut mendapatkan apresiasi pemerintah. Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menilai kolaborasi ini dapat menjadi contoh percepatan pemulihan pascabencana di daerah lain.
Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi juga mengapresiasi kecepatan pembangunan huntara, serta menyebut ratusan unit tersebut merupakan yang pertama diterima masyarakat sejak bencana menerjang wilayahnya. Distribusi unit dilakukan bertahap untuk memastikan adaptasi warga berjalan mulus.
Baca Juga
Daya Beli Melemah dan Kelas Menengah Menyusut Tekan Penjualan Mobil Nasional
Ratusan keluarga dari Desa Sukajadi diketahui siap menempati huntara tahap pertama. Daftar penerima ditempelkan pada pintu tiap unit sebagai bentuk transparansi distribusi.
Direktur Utama Waskita Karya Muhammad Hanugroho menegaskan pembangunan huntara di Aceh Tamiang menjadi wujud kolaborasi antara Danantara, pemerintah, dan BUMN Karya dalam mendukung pemulihan masyarakat.
“Pembangunan huntara terus dilakukan selama 24 jam tanpa kenal lelah demi memulihkan kembali daerah Aceh. Dalam waktu enam hari Waskita berhasil menyelesaikan puluhan rumah hunian,” ujar Hanugroho dalam keterangan resmi.
Baca Juga
Waskita (WSKT) Salurkan Ratusan Bantuan ke Kawasan Bencana di Sumatra
Selain unit hunian berukuran 4,5×4,5 meter, Waskita turut melengkapi kawasan dengan fasilitas penunjang seperti MCK, sistem pengolahan air limbah (STP), musholla ukuran 9×13,5 meter, tempat wudu 6,6×13 meter, dapur umum 8×19 meter, toren air, drainase precast, hingga instalasi mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP).
“Meski ini hunian sementara, Waskita tetap memperhatikan standar kelayakan dan kualitas bangunan agar warga dapat tinggal dengan aman dan nyaman,” ujar Hanugroho.
Waskita juga membangun jalan pedestrian dan jalan akses guna menunjang mobilitas warga dan kelancaran distribusi logistik.
Pemulihan kawasan terdampak terus dikawal. Selain Aceh Tamiang, Waskita tengah membangun huntara di Aceh Utara yang mencakup Simpang Tiga, Tanjong Dalam Selatan, dan Leuobok Meuku sebanyak 314 unit. “Kami terus berdoa agar seluruh warga yang terkena bencana bisa segera pulih dan menata hidupnya kembali,” ujar Hanugroho.

