Pemerintah Bangun Rusun Kopassus 8 Lantai di Solo dengan APBN 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan pembangunan rumah susun (rusun) bagi prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Solo, Jawa Tengah dengan pembiayaan melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2026.
Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan, pembangunan rusun satu tower tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan prajurit TNI, khususnya anggota Kopassus yang masih mengalami kekurangan unit rumah dinas.
“Kita hari ini membicarakan persiapan untuk pembangunan rusun bagi prajurit TNI AD, khususnya Kopassus di Solo, untuk tahun ini. Ini sesuai dengan aspirasi dari beliau dan juga sudah saya diskusikan dengan Panglima TNI,” kata Ara, sapaan akrab Maruarar, di kantornya Wisma Mandiri 2, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026) malam.
Baca Juga
Pemerintah Bidik Rusun Subsidi di Meikarta untuk Pekerja Industri Dibangun Mei 2026
Menurut Ara, program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) akan diarahkan untuk mendukung pembiayaan serta mendorong semangat gotong royong dalam penyediaan hunian layak bagi prajurit.
Sementara itu, Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi menyampaikan, saat ini terdapat kekurangan sekitar 67 unit rumah bagi prajurit di wilayah Solo. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pembangunan akan difokuskan pada satu tower rusun setinggi delapan lantai.
“Kami didukung untuk membangun satu tower delapan lantai agar kebutuhan prajurit bisa terpenuhi,” ungkap Djon.
Pembangunan rusun tersebut akan menggunakan pendanaan APBN 2026 dengan alokasi tahap awal sebesar Rp 13 miliar untuk pembangunan tiga lantai pertama. Selanjutnya, proyek akan dilanjutkan melalui skema multi-years contract (MYC) setelah dilakukan perhitungan kebutuhan secara menyeluruh.

