KEK ETKI Banten Catat Investasi Rp 1,19 T dan Serap 836 Tenaga Kerja
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (KEK ETKI) Banten mencatat realisasi investasi kumulatif sebesar Rp 1,19 triliun hingga kuartal IV 2025. Investasi tersebut berasal dari 14 pelaku usaha dan telah menyerap 836 tenaga kerja.
KEK ETKI Banten dikembangkan sebagai pusat pendidikan internasional, teknologi digital, dan layanan kesehatan berstandar global.
Baca Juga
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang menyatakan, KEK ETKI Banten diharapkan menjadi pusat inovasi dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).
“KEK ETKI Banten diharapkan menjadi hub internasional untuk inovasi, pengembangan SDM unggul, dan menghadirkan universitas terkemuka dunia, serta layanan kesehatan internasional, sekaligus mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional,” kata dia dalam keterangan pers, dikutip Senin (9/2/2026).
Secara nasional, lanjut Rizal, total realisasi investasi di seluruh KEK mencapai Rp 335 triliun hingga kuartal IV-2025 dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 248.459 orang. Sepanjang 2025, peningkatan investasi mencapai Rp 82,5 triliun atau 98% dari target.
Berdasarkan kajian The Australia Indonesia Partnership for Economic Development (Prospera), wilayah KEK mampu menarik investasi asing langsung (foreign direct investment/FDI) 173% lebih tinggi dan menciptakan 4% lebih banyak lapangan kerja dibandingkan wilayah non-KEK sejenis.
Baca Juga
Daya Saing KEK Masih Belum Merata, Arsjad Rasjid Soroti Pentingnya Daya Saing
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan KEK ETKI Banten.
“Pemerintah Provinsi Banten juga berkomitmen untuk berperan aktif dalam pembangunan KEK ETKI Banten, baik melalui kesiapan infrastruktur, regulasi, sinkronisasi kebijakan tata ruang dan transportasi, maupun mendorong sinergi lintas wilayah dan lintas sektor,” tegas dia.

