Menteri Ara Bertemu Danantara Bahas Apartemen Subsidi Meikarta Malam Ini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Ara) menyatakan akan menggelar pertemuan dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara pada Jumat (6/2/2026) malam untuk membahas skema pengembangan apartemen subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Dia mengatakan, pembahasan tersebut menjadi bagian fokus pemerintah pada 2026 dalam penyediaan hunian vertikal terjangkau di kawasan perkotaan.
Baca Juga
Meikarta Siapkan Apartemen Subsidi 1–3 Kamar dengan Konsep 'Mezzanine', Intip Spesifikasinya
“Kita akan ada rumah susun di kota, Meikarta, kita akan segera persiapkan. Nanti malam saya akan bertemu dengan Pak Rosan (CEO BPI Danantara, Rosan P Roeslani) untuk mempersiapkan skema-skemanya dengan Danantara,” ungkap Ara saat ditemui seusai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Gerindra di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Berdasarkan catatan investortrust.id, apartemen subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dijadwalkan groundbreaking pada 8 Maret 2026. Proyek ini diperkirakan menelan nilai investasi hingga Rp 39 triliun di luar nilai tanah.
Hal tersebut disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) dalam acara land clearing rumah susun subsidi untuk rakyat di Meikarta, Kabupaten Bekasi, Kamis (29/1/2026).
Baca Juga
Apartemen subsidi Meikarta akan dibangun di tiga kawasan dengan luas masing-masing sekitar 10 hektare (ha). Dalam satu kawasan, direncanakan terdapat 18 tower dengan total sekitar 2.600 unit.
Pengembang Meikarta menawarkan tiga tipe unit, yakni satu kamar tidur untuk tipe 27, dua kamar tidur (tipe 37), dan tiga kamar tidur (tipe 45). Secara keseluruhan, proyek yang merupakan aset PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) ini akan menghasilkan total 141.000 unit apartemen subsidi atau setara 54 tower.

