Program Gentingisasi Bisa Jadi Ladang 'Cuan' UMKM
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menilai program gentingisasi canangan Presiden Prabowo Subianto berpotensi membuka peluang usaha baru bagi sektor mikro dan kecil, khususnya di bidang material bangunan.
“Ya, itu kan memberikan kesempatan peluang usaha baru tuh, kepada sektor mikro dan kecil. Jadi kalau selama ini mungkin, pasti kan pada saat ada kebijakan ini demand-nya akan naik,” kata Maman saat ditemui di sela-sela acara Indonesia Open Network (ION) 2026 di Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Pada saat demand naik, kata dia, harus didukung dengan suplai. "Nah ini adalah ruang dan opportunity bagi teman-teman usaha mikro kecil untuk produksi genting-genting di Indonesia,” sambung dia.
Baca Juga
Menteri Ara Percepat Program 3 Juta Rumah dan Gentingisasi Tahun Ini
Ditanya jumlah UMKM di segmen material genting, Maman belum bisa memperinci. Namun, ia menegaskan, kebijakan tersebut tetap menjadi peluang bagi pelaku usaha di sektor material dan pendukung konstruksi.
“Ya, artinya ini peluang untuk pengusaha-pengusaha mikro kecil yang bergerak di sektor material, supporting bangunan dan lain sebagainya,” tutur Maman.
Berdasarkan catatan investortrust.id, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Ara) menyatakan, pihaknya akan mempercepat program 3 juta rumah seiring pelaksanaan program gentingisasi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto pada 2026.
“Gentingisasi itu sudah menjadi arahan Presiden. Kita akan pelajari dan kita persiapkan,” kata Ara di Gedung BRI I, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).
Ia menuturkan pihaknya akan meninjau langsung sejumlah sentra industri genting, termasuk kawasan Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat, guna melihat kesiapan industri dalam mendukung program tersebut.
“Dulu terkenal genting dari Jatiwangi. Nanti saya akan datang ke sana, saya akan lihat bagaimana industrinya, kualitasnya, kemampuan produksinya, dan bagaimana harganya,” tutur Ara.
Baca Juga
Menurut Ara, program gentingisasi diharapkan dapat berjalan seiring target pembangunan 3 juta rumah dan memberikan dampak langsung bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor bahan bangunan.
“Mungkin dalam waktu dekat saya akan datang ke Majalengka, ke pusat-pusat genting yang ada di Indonesia, juga bagaimana kebijakan Presiden ini bisa dirasakan oleh UMKM, oleh industri, dan pengusaha-pengusaha lokal,” ucap dia.

