Prabowo Targetkan Pengurangan Atap Seng dalam 3 Tahun Lewat Program Gentingisasi Nasional
Poin Penting
|
SENTUL, investortrust.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan rencana penerapan program gentingisasi dari kawasan perkotaan hingga desa sebagai bagian dari Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) dalam 2–3 tahun ke depan.
Demikian disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026).
Kepala Negara menyoroti masih banyaknya penggunaan atap seng di berbagai daerah yang dinilai tidak mendukung aspek keindahan dan kenyamanan hunian.
Baca Juga
Prabowo Perintahkan Percepat Reformasi Integritas Pasar Modal, Ini Langkahnya
“Saya lihat Surabaya, semua kota, semua kota kecamatan, hampir semua desa kita sekarang terlalu banyak genting dari seng. Seng ini panas untuk penghuni, seng ini juga berkarat,” kata Prabowo, dikutip melalui tayangan youtube Kemendagri, Senin (2/2/2026).
Ia menilai penggunaan seng yang mudah berkarat tidak sejalan dengan upaya membangun lingkungan indah. Prabowo menyebut kondisi tersebut sebagai simbol kemunduran. “Tidak mungkin Indonesia indah kalau semua genting dari seng. Karat itu lambang degenerasi, bukan lambang kebangkitan,” tegas dia.
Pemerintah, kata Prabowo, akan mendorong gerakan gentingisasi secara nasional dengan memanfaatkan produksi genting dalam negeri. Program tersebut akan melibatkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai salah satu basis produksi.
“Saya ingin semua atap Indonesia pakai genting. Nanti gerakannya adalah proyek gentingisasi Indonesia. Alat-alat pabrik genting itu tidak mahal, jadi Koperasi Merah Putih akan kita lengkapi dengan pabrik genting,” ungkap Prabowo.
Terkait bahan baku, Prabowo menjelaskan genting dapat diproduksi dari tanah yang dicampur dengan bahan tambahan agar lebih ringan dan kuat. Ia menyebut, pemanfaatan limbah batu bara yakni fly ash and bottom ash (FABA) sebagai bagian dari inovasi gentingisasi nantinya.
“Saya dapat laporan dari profesor-profesor kita bahwa limbah dari batu bara, ash itu, bisa dicampur dengan tanah bahan genting yang baik,” papar Prabowo.
Baca Juga
Prabowo mengajak pemerintah daerah untuk berpartisipasi aktif dalam program tersebut guna memperindah kota, kecamatan, hingga desa. “Bupati atau wali kota yang mau kotanya indah, ayo bersama kita. Bikin kotamu indah, bikin kecamatanmu indah, bikin desamu indah,” lugas dia.
Ketua Umum Partai Gerindra itu menargetkan dalam dua hingga tiga tahun ke depan, penggunaan atap seng berkarat dapat berkurang secara signifikan. “Turis dari luar untuk apa datang melihat seng berkarat? Saya berharap dalam 2–3 tahun Indonesia tidak akan kelihatan karat,” pungkas Prabowo.

