Bagikan

Raih Marketing Sales Rp 2,35 Triliun, Begini Prospek dan Target Saham Summarecon (SMRA)?

JAKARTA, investortrust.id –  PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) disebutkan cetak penjualan marketing (marketing sales) property senilai Rp 2,35 triliun hingga Agustus 2024. Angka tersebut turun sebanyak 13% dari raihan periode sama tahun lalu.

BRI Danareksa Sekuritas dalam riset harian yang diterbitkan, Kamis (26/9/2024), menyebutkan bahwa perolehan tersebut masih di bawah ekspektasi BRI Danareksa Sekuritas dan manajemen SMRA. Angka tersebut baru merefleksikan 51% dari target BRI Danareksa Sekuritas dan sebanyak 47% dari target manajemen SMRA. Realisasi yang rendah juga dipicu atas tingginya pertumbuhan marketing sales perseroan pada periode sama tahun lalu Rp 2,7 triliun.

Baca Juga

Laba Lampaui Perkiraan, Begini Target Terbaru Saham Summarecon (SMRA)

Meski di bawah target, BRI Danareksa Sekuritas tetap optimistis terhadap pencapaian marketing sales perseroan tahun ini. Lompatan diprediksi pada kuartal akhir tahun ini melalui peluncuran proyek propertin Tangerang Bitung, proyek di Bogor, dan Bandung.  

Analis BRI Danareksa Sekuritas Ismail Fakhri menyebutkan bahwa perseroan menunjukkan marketing sales mengesankan mencapai Rp 406 miliar pada Agustus. Penyumbang utama adalah penjualan property yang mendapatkan insentif PPN pembelian property senilai Rp 216 miliar, sehingga totalnya mencapai Rp 1,3 triliun atau berkontribusi sebanyak 57% dari realisasih marketing sales hingga Agustus 2024.

Dengan melihat realisasi marketing sales tersebut ditambah dengan peluncuran produk baru pada kuartal akhir tahun ini, BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham SMRA dengan target harga Rp 1.000 per saham.

Sebelumnya, analis Sucor Sekuritas Niko Pandowo telah terlebih dulu mempertahankan beli saham SMRA dengan target harga Rp 810. Target tersebut mempertimbangkan ekspansi yang cepat untuk pertumbuhan pendapatan berulang (recurring income) perseroan.

Baca Juga

Usai Kinerja Summarecon (SMRA) Lampaui Target, Peluang IPO Saham Anak Usaha dalam Waktu Dekat

“Kami meyakini bahwa SMRA akan mampu untuk mencatatkan target pertumbuhan marketing sales tahun ini didukung dengan peluncuran sejumlah proyek property, seperti klister Ebony di Bogor, Summarecon Tangerang, dan apartemen di Kalapa Gading. Penopang utama juga diharapkan berlanjutnya program PPN gratis,” terangnya.

Pesatnya pertumbuhan kinerja keuangan tersebut mendorong Sucor Sekuritas untuk merevisi naik target kinerja keuangan perseroan tahun 2024. Proyeksi laba bersih tahun ini direvisi naik menjadi Rp 905 miliar, dibandingkan perkiraan semula Rp 742 miliar. Sedangkan perkiraan pendapatan perseroan direvisi naik dari semula Rp 7,11 triliun menjadi Rp 8,91 triliun.

Grafik Saham SMRA

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024