Nvidia Janji Guyur Investasi Jumbo ke OpenAI
Poin Penting
|
TAIPEI, investortrust.id - Nvidia berencana melakukan investasi 'jumbo' ke OpenAI, yang disebut-sebut bakal menjadi investasi terbesar sepanjang sejarah perusahaan. Pernyataan itu disampaikan langsung oleh CEO Nvidia Jensen Huang.
Dilansir dari Reuters, Senin (2/2/2026), Huang dalam kunjungannya ke Taiwan membantah kabar bahwa dirinya tidak puas terhadap pengembangan ChatGPT. Dari situ, ia menegaskan komitmen Nvidia untuk terlibat dalam putaran pendanaan OpenAI yang saat ini tengah difinalisasi.
“Kami akan melakukan investasi besar di OpenAI. Saya percaya pada OpenAI, pekerjaan yang mereka lakukan luar biasa, dan mereka adalah salah satu perusahaan paling berpengaruh di zaman ini,” ujar Huang.
Pernyataan tersebut muncul setelah The Wall Street Journal melaporkan bahwa rencana investasi Nvidia ke OpenAI sempat terhambat lantaran adanya keraguan internal di tubuh perusahaan semikonduktor tersebut. Laporan itu juga menyebut kesepakatan investasi hingga US$ 100 miliar yang diumumkan pada September lalu bersifat tidak mengikat dan belum final.
Baca Juga
Huang membantah spekulasi tersebut dan menyebut kabar dirinya tidak puas dengan OpenAI sebagai “tidak masuk akal”. Ia menegaskan Nvidia tetap akan terlibat aktif dalam pendanaan.
“Sam Altman sedang menutup putaran investasi, dan kami pasti akan ikut serta. Kami akan menginvestasikan dana yang sangat besar, kemungkinan investasi terbesar yang pernah kami lakukan,” katanya.
Namun, Bos Nvidia itu menegaskan nilai investasi tersebut tidak akan mencapai US$ 100 miliar. “Tidak, tidak sebesar itu,” ujarnya singkat.
Sekadar informasi, sebelumnya OpenAI dikabarkan tengah menjajaki penggalangan dana hingga US$ 100 miliar dengan valuasi sekitar US$ 830 miliar. Amazon disebut sedang berdiskusi untuk menanamkan investasi hingga puluhan miliar dolar AS, dengan potensi mencapai US$ 50 miliar.
Huang sendiri berada di Taipei dalam rangka menjamu para pemasok utama Nvidia di Taiwan, termasuk Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC). Pertemuan tersebut dijuluki media lokal sebagai “jamuan satu triliun dolar AS” karena besarnya kapitalisasi pasar perusahaan-perusahaan yang hadir.

