KAI Commuter Pastikan 12 Trainset Inka Tiba Juni 2026, Operasi Mulai Juli
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) mengungkapkan kedatangan 12 rangkaian kereta (trainset) baru produksi PT Industri Kereta Api (Persero) atau Inka pada Juni 2026. Seluruh rangkaian tersebut direncanakan mulai beroperasi pada Juli 2026.
Direktur Utama KAI Commuter, M Purnomosidi mengatakan, hingga saat ini perseroan telah menerima dan mengoperasikan empat trainset dari total 16 rangkaian yang dipesan.
Baca Juga
Pemprov Jakarta Gratiskan Transjakarta, MRT, dan LRT pada Malam Tahun Baru
“Ada 12 kereta lagi yang akan datang. Paling lama semuanya harus ter-deliver pada Juni, semuanya,” kata Purnomosidi dalam konferensi pers di Commuterline Hall, Kantor Pusat KAI Commuter, Jakarta, Senin (26/1/2026).
Ia menjelaskan, dua trainset tambahan telah tiba di Jakarta dari pabrik Inka Madiun, dan saat ini tengah menjalani proses pengujian guna memastikan seluruh sistem berfungsi dengan baik. Pengujian tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi kendala teknis, termasuk permasalahan pada sistem pintu yang sempat terjadi sebelumnya.
“Jadi mohon maaf juga, pintu ini ternyata menjadi kendala buat teman-teman Inka. Jadi kita sudah minta ke mereka, kemarin sudah disurvei dan sudah dilakukan perbaikan secara menyeluruh, sehingga mereka menyebutnya ini sebagai kereta yang sudah ultimate,” ucap Purnomosidi.
Purnomosidi menambahkan, seluruh rangkaian lainnya juga akan menjalani proses pengujian hingga tuntas. Apabila ditemukan gangguan dalam tahapan uji coba, maka proses pengujian akan diulang dari awal. “Jadi ini kita lakukan pengujian untuk 4.000 kilometer, tidak boleh ada satu failed pun yang terjadi. Kalau misalnya ada satu failed, itu diulangi dari nol lagi,” ujar dia.
Baca Juga
Rabu 28 Januari, Stasiun KRL Jatake Siap Diresmikan untuk Layani Penumpang
Terkait pembayaran, Purnomosidi menyebutkan pelunasan pembelian seluruh rangkaian kereta akan diselesaikan pada 2026, seiring dengan pencairan penyertaan modal negara (PMN) yang diperkirakan berlangsung pada akhir tahun.
Adapun total nilai pengadaan 16 trainset tersebut mencapai Rp 9,8 triliun yang bersumber dari PMN dan sisanya berasal dari pinjaman mandiri KAI Commuter. “Dari PMN itu, Rp 2 triliun sudah dicairkan pada 2024 dan dibayarkan ke Inka. Lalu PMN 2025 sebesar Rp 1,8 triliun akan dibayarkan saat 12 trainset sudah sampai semua di KCI (KAI Commuter). Sisanya Rp 1,5 triliun lagi dari PMN 2026 yang dicairkan di akhir tahun ini,” pungkas Purnomosidi.

