KCI Pastikan 10 dari 16 'Commuter Line' Inka Beroperasi pada 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — VP Corporate Secretary PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Karina Amanda memastikan 10 dari total 16 rangkaian kereta (trainset) commuterline produksi PT Industri Kereta Api (Persero) alias Inka ditargetkan beroperasi secara bertahap sepanjang 2026.
“Yang 16 (trainset) kan posisi sekarang sudah beroperasi 6 trainset. Nah, 10 trainset (sisanya) ini ditargetkan beroperasi seluruhnya pada 2026 secara bertahap,” kata Karina di Commuter Hall Stasiun Juanda KAI Commuter, Jakarta Pusat, Senin (20/4/2025).
Karina menambahkan, dari 16 trainset tersebut, trainset ke-7 tengah menjalani tahapan uji sebelum dioperasikan. “Jadi ini masih berlanjut, 6 (trainset) sudah dioperasikan, 1 trainset sudah di Depo Depok sedang proses untuk uji sertifikasi. Trainset ke-8 dalam proses pengiriman dari Banyuwangi,” ungkap dia.
Baca Juga
Selain itu, lanjut Karina, delapan trainset sisanya masih dibuat di pabrik milik PT Inka. Seiring dengan itu, pemerintah berkomitmen menguatkan transportasi publik perkeretaapian dengan menambah 30 trainset baru sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto pada November tahun lalu.
“Selaras dengan itu dari bagian pengembangan kapasitas angkut pun, memang di luar yang 30 (trainset), kami masih ada 8 trainset yang akan kembali di-order lagi ke Inka. Jadi nanti tambahan lagi yang 30 (trainset),” tutur Karina.
Adapun Rencana pengadaan 30 rangkaian kereta (trainset) commuterline atau KRL telah mendekati tahap final. “Untuk pengadaan 30 trainset, memang kajiannya terus dilakukan dan ini sudah mendekati tahap final. Jadi baik dari sisi KAI, KCI, maupun pemerintah dalam proses persiapan untuk merealisasikan terkait kebutuhan tambahan kapasitas angkut tersebut,” ungkap Karina Amanda.
Dia menjelaskan, penentuan lintas pelayanan trainset baru akan diprioritaskan pada jalur yang sudah siap infrastruktur prasarananya, baik perpanjangan peron hingga elektrifikasi listrik aliran atas (LAA).
Baca Juga
Penumpang 'Commuter Line' Jabodetabek Naik 5,7% Tembus 86,8 Juta pada Kuartal I 2026
“Tentunya nanti kita lihat secara prioritas kesiapan infrastruktur prasarananya. Jadi kami akan mengoperasikan sarana-sarana dengan stamformasi (SF) 12 pada lintas pelayanan yang memang secara infrastruktur prasarananya sudah bisa menunjang pengoperasian SF 12,” ucap Karina.
Karina meyakini, proses pengadaan 30 trainset baru akan dimulai tahun ini, tetapi pelaksanaannya masih menunggu perkembangan lebih lanjut.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) bekerja sama dengan PT Inka untuk pengadaan 16 trainset sarana commuterline baru dengan total investasi sebesar Rp 3,83 triliun dan pengadaan 19 trainset sarana commuter line retrofit dengan total investasi lebih dari Rp 2,23 triliun. Kerja sama ini telah berlangsung sejak tahun anggaran 2023-2024 dan dibidik selesai secara bertahap di era Presiden Prabowo Subianto.

