Emas Antam (ANTM) Cetak Rekor Lagi, Nyaris Rp 3 Juta
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini Senin (26/1/2026) dipantau laman Logam Mulia mencapai Rp 2,917 juta atau naik Rp 30.000 dari Sabtu (24/1/2026) Rp 2,887 juta per gram setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan AS telah mengerahkan kapal ke arah Iran, mendorong permintaan akan aset safe haven.
Pencapaian hari ini merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH). Adapun rekor sebelumnya di level Rp 2,887 juta per gram yang dicetak pada Sabtu 24 Januari 2026. Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 2,750 juta atau naik Rp 28.000 dari sebelumnya Rp 2,722 juta.
Harga emas Antam bergerak di tengah harga emas dunia yang naik menuju level psikologis US$ 5.000 per troy ons. Pada perdagangan hari ini Senin (26/1/2026) hingga pukul 06.26 WIB, harga emas dunia di pasar spot menguat 0,80% di posisi US$ 5.026,93,62 per troy ons.
Baca Juga
Kinerja Melejit dan Aksi Korporasi Menguat, Antam (ANTM) Siap Gaspol pada 2026
Level US$5.000 ini menjadi pencapaian fenomenal bagi emas yang bahkan baru ada di level US$ 2.700 setahun lalu. Artinya, emas dengan cepat melalui rekor level-level psikologis US$ 2.800, US$ 2.900, US$ 3.000 dan US$ 4.000 kurang dari setahun.
Trump mengatakan AS memiliki armada angkatan laut yang bergerak menuju Iran dan memperingatkan Teheran agar tidak membunuh demonstran atau memulai kembali upaya nuklirnya.
Laporan mengatakan sebuah kapal induk AS dan beberapa kapal perusak dijadwalkan tiba di Timur Tengah dalam beberapa hari mendatang. Trump sebelumnya telah memperingatkan Teheran agar tidak membunuh demonstran, ketika Iran bergulat dengan protes di seluruh negeri terhadap Nezam.
Sejak awal 2026, gesekan antara AS dan NATO terkait Greenland, kekhawatiran tentang independensi The Federal Reserve, dan ketidakpastian yang berkelanjutan mengenai tarif telah mendorong lonjakan permintaan aset aman. Pembelian oleh bank sentral dan pergeseran yang lebih luas dari dolar juga mendukung kenaikan harga emas.
Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil, emas seringkali menjadi pilihan favorit selama periode suku bunga rendah.
Harga emas mencapai tonggak penting seperti US$ 3.000 dan US$ 4.000 per troy ons untuk pertama kalinya tahun lalu pada bulan Maret dan Oktober, didorong oleh penurunan suku bunga AS dan konflik di seluruh dunia.
Baca Juga
Harga Emas Antam (ANTM) Terkoreksi Seusai Cetak Rekor Tertinggi
Commerzbank menyatakan dalam sebuah catatan bahwa mereka memperkirakan penurunan suku bunga AS akan meningkat akhir tahun ini setelah penunjukan ketua Fed yang baru, sebuah langkah yang seharusnya kembali mendorong harga emas.
Berikut harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1,508 juta
- Emas 1 gram: Rp 2,917 juta
- Emas 2 gram: Rp 5,774 juta
- Emas 3 gram: Rp 8,636 juta
- Emas 5 gram: Rp 14,360 juta
- Emas 10 gram: Rp 28,665 juta
- Emas 25 gram: Rp 71,537 juta
- Emas 50 gram: Rp 142,995 juta
- Emas 100 gram: Rp 285,995 juta
- Emas 250 gram: Rp 714,515 juta
- Emas 500 gram: Rp 1,428,820 miliar
- Emas 1.000 gram: Rp 2,857,600 miliar.

