Harga Emas Antam (ANTM) Terkoreksi Seusai Cetak Rekor Tertinggi
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini Kamis (22/1/2026) dipantau laman Logam Mulia mencapai Rp 2,790 juta atau turun Rp 15.000 dari Rabu (21/1/2026) Rp 2,805 juta per gram didorong meningkatnya ketegangan geopolitik global yang memicu perburuan aset aman oleh investor, termasuk setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait Greenland.
Pada perdagangan Rabu, emas Antam naik dua kali, yakni pada pagi hari di posisi Rp 2,772 juta dan sore hari naik menjadi Rp 2,805 juta per gram.
Adapun rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) sebelumnya berada di level Rp 2,805 juta per gram yang dicetak pada Rabu 21 Januari 2026. Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 2,635 juta atau turun Rp 15.000 dari sebelumnya Rp 2,650 juta.
Pada perdagangan Rabu, harga buyback emas Antam naik dua kali, yakni pada pagi hari di posisi Rp 2,612 juta dan sore hari naik menjadi Rp 2,650 juta per gram.
Baca Juga
Harga emas Antam bergerak di tengah harga emas dunia yang menembus rekor baru melampaui US$ 4.800 per ons untuk pertama kalinya pada Rabu (22/1/2026) waktu AS,
Harga emas spot naik 1,6% menjadi US$ 4.838,91 per ons, setelah sempat menyentuh US$ 4.887,82 di awal sesi perdagangan. Sementara itu, kontrak berjangka emas Amerika Serikat untuk pengiriman Februari menguat 1,7% ke level US$ 4.844,20 per ons.
Lonjakan harga ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap arah geopolitik dan kebijakan global. Ketidakpastian tersebut mendorong investor mengalihkan dana ke instrumen lindung nilai, terutama emas, yang secara historis dianggap lebih aman saat risiko meningkat.
Baca Juga
Di sisi lain, pasar saham Amerika Serikat sempat menunjukkan pemulihan moderat setelah mencatat aksi jual paling tajam dalam tiga bulan terakhir. Pergerakan ini terjadi ketika investor mencerna pidato Donald Trump dalam Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos. Dalam pidatonya, Trump menilai Eropa bergerak ke arah yang salah, tetapi menegaskan tidak akan menggunakan kekerasan untuk merebut Greenland.
Tekanan geopolitik tersebut muncul bersamaan dengan meningkatnya sorotan terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat. Mahkamah Agung Amerika Serikat sedang mendengarkan banding menentang langkah Trump yang dinilai belum pernah terjadi sebelumnya untuk memecat Gubernur Federal Reserve (The Fed) Lisa Cook, sebuah kasus yang menguji independensi bank sentral negara tersebut.
Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya sepanjang kuartal ini dan kemungkinan hingga masa jabatan Ketua The Fed Jerome Powell berakhir pada Mei mendatang. Proyeksi tersebut didasarkan pada hasil survei mayoritas ekonom yang dilakukan oleh Reuters.
Kondisi suku bunga yang lebih rendah cenderung menguntungkan emas karena logam mulia ini tidak memberikan imbal hasil bunga. Ketika peluang imbal hasil aset berbunga menurun, daya tarik emas sebagai penyimpan nilai menjadi lebih kuat.
Berikut harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1,445 juta
- Emas 1 gram: Rp 2,790 juta
- Emas 2 gram: Rp 5,520 juta
- Emas 3 gram: Rp 8,255 juta
- Emas 5 gram: Rp 13,725 juta
- Emas 10 gram: Rp 27,395 juta
- Emas 25 gram: Rp 68,362 juta
- Emas 50 gram: Rp 136,645 juta
- Emas 100 gram: Rp 272,212 juta
- Emas 250 gram: Rp 682,765 juta
- Emas 500 gram: Rp 1,365,320 miliar
- Emas 1.000 gram: Rp 2,730,600 miliar.

