Menekraf Resmikan Tahilalats Station di MRT Dukuh Atas, Simpul Transportasi Tersibuk Jakarta
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya meresmikan Tahilalats Station di Stasiun MRT Dukuh Atas BNI, Jakarta. Kehadiran gerai ini menjadi simbol penguatan ekosistem ekonomi kreatif di ruang publik strategis ibu kota.
Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat mengatakan, Stasiun Dukuh Atas merupakan simpul transportasi utama dengan trafik tinggi. Saat ini, MRT Jakarta melayani rata-rata 127 ribu pelanggan per hari atau sekitar 46,5 juta pelanggan per tahun, dengan Dukuh Atas mencatat sekitar 70 ribu penumpang di kawasan sekitarnya.
Baca Juga
“Di Dukuh Atas terdapat lima moda transportasi yang terintegrasi, yakni MRT, KCI, LRT Jabodebek, Kereta Bandara, dan TransJakarta. Ke depan, jumlahnya berpotensi bertambah,” ujar Tuhiyat di Trans Hub, Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Ia menambahkan, sebelumnya kerja sama MRT Jakarta dengan Tahilalats telah berjalan cukup lama dan memberikan dampak ekonomi signifikan. Permintaan produk merchandise berbasis intellectual property (IP) lokal meningkat tajam, bahkan sempat melonjak hingga lebih 50 kali lipat sebelum 2025.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung kolaborasi lintas sektor sebagai bagian dari visi Jakarta sebagai kota global. Menurutnya, transportasi publik tidak hanya berfungsi sebagai sarana mobilitas, tetapi juga ruang ekspresi budaya dan kreativitas.
“Sepanjang Desember 2025, Stasiun Dukuh Atas BNI mencatat hampir 781 ribu pelanggan, tertinggi pada jaringan MRT Jakarta. Ini menunjukkan Tahilalats sangat tepat membaca potensi (pasar),” kata Rano.
Baca Juga
Investasi dan Ekspor Ekonomi Kreatif Lampaui Target, Menekraf: Jakarta Jadi Motor Utama
Sementara itu, Menekraf Teuku Riefky menegaskan kolaborasi ini sejalan dengan strategi pemerintah membangkitkan industri kreatif nasional. Ia menyebut kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap investasi, ekspor, tenaga kerja, dan PDB terus melampaui target. “Kami ingin menciptakan local hero IP Indonesia yang kuat di pasar nasional dan mampu menembus pasar global. Tahilalats adalah contoh nyata Indonesian IP yang berkembang pesat,” pungkasnya.

