Investasi dan Ekspor Ekonomi Kreatif Lampaui Target, Menekraf: Jakarta Jadi Motor Utama
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kinerja sektor ekonomi kreatif (ekraf) menunjukkan tren positif sepanjang 2025, terutama di DKI Jakarta. Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya mengungkapkan bahwa sejumlah indikator utama ekraf telah melampaui target pemerintah, mulai investasi hingga ekspor.
Teuku Riefky menjelaskan, kementeriannya menetapkan empat indikator kinerja utama, yakni investasi sektor ekraf, ekspor, penyerapan tenaga kerja, serta kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB). Dari keempat indikator tersebut, sebagian besar telah mencapai bahkan melampaui target sebelum akhir tahun.
Baca Juga
Momentum Nataru, Menekraf Puji Dukungan Pemda dan Swasta bagi IP Lokal
“Target investasi sektor ekonomi kreatif secara nasional sebesar Rp136 triliun, dan per Oktober 2025 sudah mencapai 97% dari target. Tiga kontributor terbesarnya berasal dari DKI Jakarta,” ujar Riefky dalam peresmian Tahilalats Station di Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Dari sisi ekspor, capaian sektor ekraf juga mencatatkan hasil yang menggembirakan. Pemerintah menargetkan nilai ekspor sebesar US$ 26,4 miliar, tetapi realisasi hingga Oktober 2025 telah menembus 101% dari target.
“Ekspor ekonomi kreatif per Oktober sudah melampaui target RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional), dan lagi-lagi DKI Jakarta menjadi salah satu penyumbang terbesar,” katanya.
Penyerapan tenaga kerja ekraf pun melampaui proyeksi. Dari target 25,5 juta tenaga kerja, realisasi sudah mencapai 27,4 juta orang, lebih cepat dari target 2027. Sementara kontribusi terhadap PDB, menurut Menekraf, juga menunjukkan tren meningkat. “Target kontribusi PDB sektor ekraf tahun ini 5,4%, tetapi pada awal 2025 sudah mencapai 6,5%. Jangan-jangan target pertumbuhan ekonomi nasional 8% itu didahului sektor ekonomi kreatif,” ujarnya sambil tersenyum.
Baca Juga
Menekraf Pede Ekonomi Kreatif Tetap Tumbuh di Tengah Gejolak Global
Teuku Riefky juga mengapresiasi peran Pemprov DKI sebagai mitra strategis ekraf sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. "Saya ingin mengapresiasi atas keseriusan Pemprov DKI dalam membangkitkan industri kreatif di Jakarta dan tentu untuk 2026 ini kami ingin menebalkan kolaborasi ini," pungkasnya.

