Menteri PU Sebut Progres Huntara Aceh Tamiang Capai 75%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membidik penyelesaian tujuh blok hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh pada pada Sabtu (10/1/2026).
Menurut Menteri PU Dody Hanggodo, hingga awal Januari 2026, progres pembangunan huntara telah mencapai 75%. Pembangunan huntara dilakukan di Gampong Bundar dengan total tujuh blok bangunan modular yang masing-masing dirancang untuk menampung 12 kepala keluarga (KK).
Baca Juga
Adhi Karya Fokus Bangun Huntara dan Infrastruktur Dasar di Aceh Tamiang
“Kami berkomitmen untuk men-support penuh BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana). Huntara ini dibangun agar masyarakat terdampak dapat segera tinggal di tempat yang lebih layak, aman, dan bermartabat,” kata Dody dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (8/1/2026).
Dari total tujuh blok utama, kata Dody, satu blok masih difungsikan sementara sebagai area penyimpanan material karena berada di bagian depan lokasi dan berbatasan langsung dengan jalan. Secara keseluruhan, kawasan huntara Aceh Tamiang dirancang untuk menampung sekitar 84 KK atau sekitar 336 jiwa dalam satu lokasi.
Baca Juga
PU Targetkan 7 Blok Huntara Aceh Tamiang Rampung Januari 2026
Selain hunian, kawasan tersebut dilengkapi fasilitas pendukung berupa toilet komunal, instalasi listrik dan pencahayaan, serta jaringan air bersih dan sanitasi untuk menunjang kebutuhan dasar warga selama masa tinggal sementara.
Dari sisi teknis, pembangunan huntara menggunakan sistem bangunan modular dengan struktur rangka baja ringan. “Tahapan pekerjaan, meliputi pembangunan fondasi, pemasangan rangka modular, dinding dan atap baja ringan, hingga pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP),” tutup Dody.

