Prabowo Tegaskan Program MBG di Jalur yang Benar untuk Berantas Kemiskinan dan Kelaparan
Poin Penting
|
BOGOR, investortrust.id — Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah berada di jalan yang benar dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Prabowo menyatakan keyakinannya bahwa program MBG merupakan langkah tepat untuk mengatasi persoalan kelaparan dan kemiskinan, khususnya pada anak-anak dan ibu hamil di Tanah Air.
“Kita berada di jalan yang benar. Di jalan membela keadilan, di jalan memberantas kemiskinan, di jalan menghilangkan kelaparan,” kata Prabowo dalam retret Kabinet Merah Putih ke-2 di kediamannya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/1/2026).
Baca Juga
Ombudsman Minta Pemerintah Kaji Potensi Kedelai Lokal Masuk di Rantai Pasok MBG
Dipantau melalui kanal youtube Sekretariat Presiden, Prabowo menekankan, program MBG dijalankan dengan niat untuk kepentingan rakyat dan bangsa, serta tanpa tujuan untuk mengambil keuntungan pribadi. “Kalau niat kita bersih, niat kita tidak mencuri uang rakyat, kita berbuat untuk kepentingan rakyat, kepentingan bangsa kita, keselamatan bangsa kita, kita tidak perlu ragu-ragu,” tegas Prabowo.
Prabowo menyampaikan, dalam pelaksanaan program berskala besar, seperti MBG, pemerintah menyadari adanya kekurangan dan potensi penyimpangan. Namun, ia menegaskan bahwa pengawasan dan langkah pengamanan terus dilakukan secara berkelanjutan. “Kita tidak puas dengan kekurangan sekecil apa pun. Langkah demi langkah, pengawasan demi pengawasan, langkah-langkah pengamanan terus kita lakukan,” kata Prabowo.
Kepala Negara menambahkan, pemerintah siap menghadapi kritik, ejekan, maupun tudingan selama program tersebut dijalankan untuk kepentingan rakyat kecil. “Kalau kita dihantam, kita difitnah, kita diejek, terima itu sebagai kebanggaan,” tegas Prabowo.
Prabowo mengungkap bahwa Program MBG telah menggapai 55 juta penerima manfaat hingga akhir tahun 2025. "Hari ini sudah 55 juta penerima manfaat Indonesia berarti itu sama dengan memberi makan delapan kali Singapura. Tiap hari kita beri makan 55 juta mulut saudara-saudara," kata Prabowo di acara Puncak Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Senin (5/1/2026).
Baca Juga
Zulhas Usul Pembukaan Keran Impor Sapi Perah demi Topang Kebutuhan Susu MBG
Capaian ini merupakan prestasi yang jauh dari Brasil. Prabowo menyebut Brasil membutuhkan waktu 11 tahun untuk menyasar 40 juta penerima MBG. "Presiden Brasil menyampaikan ke saya mereka mencapai 40 juta (penerima manfaat) dalam 11 tahun, kita 55 juta (penerima manfaat) dalam satu tahun. Karena kita mulai 6 Januari 2024, hari ini 5 Januari 2026," tutur dia.

