XLSmart (EXCL) Ungkap Dampak Verifikasi Wajah bagi Bisnis Telekomunikasi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id- PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) menyatakan kesiapan untuk mengadopsi teknologi verifikasi wajah atau face recognition dalam proses registrasi kartu SIM. Langkah ini dinilai akan membawa dampak strategis bagi industri, baik dari sisi efisiensi bisnis maupun kualitas layanan.
Head of External Communications XLSmart Henry Wijayanto menyebut pada prinsipnya perusahaan mendukung penuh kebijakan registrasi pelanggan dengan metode pengenalan wajah. Teknologi ini dipandang mampu menjadi solusi untuk menekan praktik spam dan penipuan yang selama ini membebani operator dan merugikan konsumen.
“Face recognition (FR) dapat menjadi metode validasi data kependudukan yang lebih kuat sekaligus meningkatkan kenyamanan pelanggan, khususnya bagi mereka yang melakukan registrasi secara digital atau tidak dapat hadir langsung ke gerai,” ujar Henry kepada investortrust.id, Senin (5/1/2026).
Saat ditanya kemungkinan penurunan jumlah pelanggan baru, ia hanya menjawab bahwa perusahaan belum menetapkan target jumlah pelanggan yang akan menggunakan metode ini.
Baca Juga
XL Axiata (EXCL) Uji Coba Registrasi Kartu Prabayar dengan Teknologi Biometrik Pengenalan Wajah
Henry menyebut penerapan teknis termasuk segmentasi pelanggan yang diwajibkan menggunakan verifikasi wajah, sepenuhnya akan mengikuti regulasi dan pedoman resmi dari pemerintah yang saat ini masih difinalisasi.
"Namun, penerapan teknis dan kategorisasi pelanggan yang akan menggunakan FR tentu akan mengikuti ketentuan resmi yang nantinya ditetapkan oleh pemerintah, yang kami harapkan akan segera diluncurkan dalam waktu dekat," jelas Henry.
Di sisi lain, isu keamanan data menjadi perhatian utama dalam penerapan teknologi biometrik. XLSmart menegaskan telah memiliki sertifikasi ISO 27001 untuk pengelolaan keamanan informasi dan memastikan data biometrik pelanggan tidak disimpan di sistem perusahaan.
“Data wajah hanya digunakan untuk proses verifikasi dan langsung divalidasi ke sistem Dukcapil. XLSmart hanya berperan meneruskan data secara aman dan tidak menyimpan data biometrik pelanggan,” tegasnya.
Jika verifikasi wajah diterapkan secara penuh pada Juli 2026, proses registrasi SIM juga akan menjadi lebih ringkas. Pelanggan cukup menggunakan NIK dan verifikasi wajah, tanpa lagi memerlukan nomor Kartu Keluarga (KK), sehingga proses dinilai lebih efisien dari sisi operasional.
Perusahaan pun memastikan kesiapan untuk segera mengimplementasikan teknologi ini begitu regulasi dan pedoman teknis disahkan. Perusahaan berharap seluruh pemangku kepentingan memiliki kesepahaman yang sama demi menciptakan ekosistem bisnis telekomunikasi yang lebih sehat dan berkelanjutan.

