XLSmart (EXCL) Siap Adopsi Registrasi SIM Card Pakai Wajah, Jamin Tak Simpan Data Biometrik Pelanggan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (XCEL) menyatakan siap mengadopsi teknologi face recognition (FR) dalam proses registrasi pelanggan baru maupun lama. XLSmart juga memastikan data tersebut tidak disimpan oleh perusahaan, melainkan langsung divalidasi ke sistem Dukcapil.
Regulasi ini sendiri sesuai dengan arahan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi). Perusahaan menilai metode biometrik akan memperkuat validasi identitas dan menekan penyalahgunaan nomor seluler untuk spam atau scam.
“Terkait implementasi face recognition (FR) dalam registrasi SIM card, XLSmart pada prinsipnya mendukung penuh penerapan registrasi pelanggan telekomunikasi dengan metode pengenalan wajah sebagai bagian dari upaya peningkatan akurasi dan keamanan proses registrasi pelanggan serta penanggulangan spam atau scam,” tegas Head of External Communications XLSmart, Henry Wijayanto saat dihubungi investortrust.id, Rabu (26/11/2025).
XLSmart menilai, teknologi FR akan memudahkan proses validasi pelanggan, termasuk pengguna baru yang melakukan registrasi secara digital atau tidak hadir langsung ke gerai. Namun, soal implementasi teknis dan kategorisasi pelanggan yang wajib menggunakan FR bakal mengikuti ketentuan resmi yang segera diterbitkan pemerintah.
Baca Juga
XLSmart (EXCL) Bagikan Dividen Rp 159 per Saham untuk Tahun Buku 2024, Simak Jadwal Ini
Dari sisi keamanan, XLSmart memastikan telah memiliki standar perlindungan data sesuai sertifikasi ISO 27001. Entitas hasil merger XL Axiata dan Smartfren itu juga menekankan bahwa data biometrik wajah tidak disimpan oleh perusahaan, namun langsung divalidasi ke sistem Dukcapil.
"XLSmart hanya berperan menerima data dari calon pelanggan untuk kemudian meneruskannya dengan cara yang aman ke Dukcapil untuk proses validasi,” jelas Henry.
XLSmart menambahkan bahwa jika metode FR diterapkan, pelanggan juga tidak perlu menyertakan nomor KK, melainkan cukup NIK dan verifikasi wajah. Perusahaan memastikan siap mengadopsi teknologi biometrik tersebut segera setelah regulasi dan panduan teknis disahkan pemerintah.
“XLSmart siap dan berkomitmen untuk segera mengadopsi teknologi ini begitu regulasi dan pedoman teknisnya disahkan,” tutup Henry.

