KAI Catat 2,56 Juta Orang Gunakan LRT Jabodebek per November 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat 2.563.728 pengguna menggunakan layanan LRT Jabodebek sepanjang November 2025.
Menurut Manager Public Relation LRT Jabodebek Mahendro Trang Bawono, rata-rata pengguna pada hari kerja mencapai 105.673 orang, sementara pada akhir pekan sebanyak 45.027 orang.
Baca Juga
KAI Catat Kenaikan Pelanggan 8,15% Capai 413,8 Juta, Layanan Komuter dan LRT Jadi Motor Pertumbuhan
Ia menyebut, ada empat stasiun dengan jumlah pengguna tertinggi, yakni Stasiun Dukuh Atas BNI, Harjamukti, Kuningan, dan Cikoko.
"Stasiun Dukuh Atas BNI mencatat 390.766 pengguna tap in dan 340.827 tap out. Stasiun Harjamukti melayani 288.454 tap in dan 294.071 tap out. Sementara itu, Stasiun Kuningan mencatat 238.388 tap in dan 226.014 tap out, dan Stasiun Cikoko melayani 205.945 tap in serta 208.896 tap out," kata Mahendro dalam keterangannya, dikutip Senin (8/12/2025).
Dalam rangka meningkatkan kapasitas layanan, lanjut Mahendro, KAI akan menambah jumlah perjalanan LRT Jabodebek mulai Kamis (11/12/2025).
"Frekuensi perjalanan hari kerja meningkat dari 396 menjadi 430 perjalanan, sementara jumlah rangkaian kereta yang dioperasikan naik dari 24 menjadi 26 trainset," jelas dia.
Baca Juga
Pengembangan TOD Dukuh Atas Bakal Membuat Pergerakan Pejalan Kaki 2 Kali Lebih Banyak
Ia menambahkan, saat ini ketepatan waktu perjalanan (on time performance/OTP) LRT Jabodebek mencapai 99,59% pada periode tersebut. Perusahaan berharap peningkatan layanan ini dapat mendukung mobilitas masyarakat Jabodetabek.
"Dengan komitmen terhadap pelayanan yang aman, efisien, dan ramah lingkungan, KAI berharap dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap mobilitas masyarakat Jabodetabek serta mendorong semakin banyak orang untuk beralih ke transportasi publik modern," tutup Mahendro.

