Menhub Sambut Baik Rencana Jalur KA Sarawak–Kalimantan
Poin Penting
|
BEKASI, investortrust.id — Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi menyambut baik rencana pembangunan jalur kereta api (KA) yang menghubungkan Sarawak (Malaysia) dengan wilayah Indonesia di Kalimantan, yaitu Kalimantan Barat dan Kalimantan Utara.
“Itu saya baru dengar (rencana Menteri Pengangkutan Sarawak untuk bangun rel perkeretaapian Sarawak-Kalimantan). Memang ada semacam usulan dari Malaysia, dari Sarawak. Kami sih dengan senang hati sangat terbuka untuk membahas, kalau memang itu baik buat semua, kenapa tidak,” kata Dudy kepada wartawan di Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi, dikutip Kamis (25/12/2025).
Sarawak terletak di bagian barat Pulau Kalimantan (Borneo) dan merupakan salah satu negara bagian Malaysia, berbatasan langsung dengan Kalimantan Barat dan Kalimantan Utara (Indonesia).
Baca Juga
Kemenhub Akui Transportasi Publik Kabupaten/Kota Tak Berkembang Sejak 1965
Dudy menyampaikan, proposal pembangunan jalur KA Sarawak–Kalimantan belum sampai ke meja kerjanya. “Belum, belum sampai ke saya (proposal ajuan jalur rel dari Menteri Pengangkutan Sarawak, red). mungkin pembicaranya baru ke Otorita IKN,” ujar dia.
Sebelumnya, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menerima kunjungan Menteri Pengangkutan Sarawak, YB Dato Sri Lee Kim Shin di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Kalimantan Timur, Rabu (10/12/2025). Pertemuan tersebut membahas peluang investasi dan kolaborasi lintas sektor antara Sarawak dan IKN, mulai transportasi, kesehatan, pendidikan, hingga kebudayaan.
Dato Sri Lee Kim Shin menegaskan, peluang kolaborasi kedua wilayah sangat terbuka. “Kita dalam pulau yang sama di Borneo (Kalimantan). Kami sangat tertarik dengan pembangunan Nusantara, ini adalah masa depan. Sesama di Borneo, kami bangga nantinya seluruh dunia akan datang ke Nusantara,” kata dia, beberapa waktu lalu.
Baca Juga
Menhub Libatkan KNKT Investigasi Kecelakaan Bus Tol Krapyak Semarang
Di sektor transportasi, menurut Lee Kim Shin, pemerintah Sarawak bersiap meluncurkan maskapai baru Air Borneo pada Januari 2026. Maskapai ini akan membuka rute ke sejumlah kota di Pulau Kalimantan, termasuk penerbangan langsung menuju Nusantara ketika Bandara Internasional Nusantara alias Bandara VVIP Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai beroperasi sebagai bandara komersial.
Ia menambahkan, Sarawak juga tengah mengkaji pembangunan jalur KA yang menghubungkan Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
“Selain transportasi udara, kami juga sedang mengkaji pembangunan jalur KA yang menghubungkan tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam,” tutur Lee Kim Shin.

