Mendag Klaim Kelas Menengah Sudah Mulai 'Gacor' Belanja, Ini Buktinya
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan bahwa masyarakat kelas menengah sudah tidak lagi menahan uangnya, melainkan mulai meningkatkan aktivitas belanjanya di pusat perbelanjaan.
Menurut Mendag Budi hal tersebut terlihat dari kenaikan aktivitas belanja secara offline di pusat perbelanjaan atau mal yang naik hingga 3%. Bahkan di Provinsi Bali terjadi kenaikan hingga 30%. Lonjakan ini terjadi sebelum digelarnya Bina Great Sale yang serentak dilakukan di 412 pusat belanja.
"Jadi 2 minggu ini ada kenaikan 3% belanja offline di mal. Ini sebelum Bina (Great Sale) kan, Bina hari ini. Kemudian tadi di Bali naik 30%," ucap Mendag Budi usai konferensi pers di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Kamis (18/12/2025).
Baca Juga
Mendag Tak Ambil Pusing Maraknya Fenomena Rombongan Jarang Beli (Rojali) di Pusat Belanja
Maka dari itu, mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendag ini optimistis aktivitas belanja masyarakat akan semakin meningkat pada momen penutupan hingga pergantian tahun nanti. Apalagi hal tersebut didukung dengan berbagai macam pergelaran diskon yang diadakan serentak.
"Jadi sebenarnya bagus ya momen ini sangat bagus, sebelum ada acara (Great Sale) pun sudah naik, apalagi nanti kalau diskonnya sudah (ada). Saya pikir semakin banyak (peningkatan aktivitas belanja)," terang Mendag.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo. Kendati demikian, pada momen libur Nataru ini, kelas menengah sudah berpergian ke luar negeri, ia berharap mereka tidak berbelanja di luar negeri.
"Mereka sudah berangkat jalan-jalan, kita harapkan jangan belanja di luar. Mereka jalan-jalan ya sudah, nggak punya kebutuhan, belanjanya jangan," tambah Budihardjo.

