Kemenparekraf Ungkap Labuan Bajo Sudah Mulai Dikenal Masyarakat Dunia, Ini Buktinya!
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi (Kemenparekraf) menyampaikan bahwa volume pencarian salah satu surga tersembunyi yang ada di Indonesia bagian timur, Labuan Bajo mencapai 4.137.720 dalam periode Januari hingga Juli 2024.
Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf Nia Niscaya mengungkapkan, data pencarian dari tahun 2024 yang baru tujuh bulan ini sudah hampir mendekati pencarian setahun di 2023, yakni Januari hingga Desember yang volume pencariannya sebesar 4.899.240.
"Ini adalah data dari dari GDS, yang mengambil dari dari seluruh travel agent baik konvensional maupun online dan dari penerbangan. Ini menunjukkan bahwa data kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo ini sebetulnya lebih kepada bukan kunjungan, tapi lebih ke search volume bagaimana orang mencari tentang Labuan Bajo, dan ini memberikan sinyal positif bahwa Labuan Bajo sudah mulai dikenal," ujar Nia dalam acara The Weekly Brief with Sandi Uno yang digelar di Jakarta, Senin (29/7/2024).
Untuk diketahui, search volume adalah jumlah rata-rata pencarian dari suatu keyword dalam satu bulan. Semakin besar jumlahnya, maka semakin populer sebuah keyword.
"Sedikit saya ingin berbagi data tentang Labuan Bajo, sebetulnya ingin mengukur seberapa orang tahu tentang Labuan Bajo. Jadi ini bisa kita push untuk Labuan Bajo dan semoga dengan atraksi akan nambah, betul-betul akan terjadi konversi dari pencarian sampai pada kedatangan," ungkap Nia.
Secara rinci, top lima atau lima pencarian teratas di tahun 2024 dari surga tersembunyi yang terletak di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur ini, yaitu Singapura 285.000, China 233.000, Malaysia 231.000, Hong Kong 103.000, dan Australia 66.200.
Lebih lanjut, Nia menyebut, berdasarkan tanggal pencarian dan tanggal perjalanan, dominasi range pencarian dengan perjalanan rata-rata adalah dua bulan.
"Dan ini biasanya mereka dua bulan sebelumnya pencarian, dan lama tinggal kurang lebih tiga hari, karena memang Labuan Bajo ini menjadi pelengkap dari destinasi utama, mostly adalah Bali," jelas Nia.

