Emas Antam (ANTM) Menguat di Tengah Spekulasi Suku Bunga The Fed
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini Rabu (17/12/2025) dipantau laman Logam Mulia mencapai Rp 2,470 juta atau naik Rp 6.000 dari Selasa (16/12/2025) Rp 2,464 juta per gram setelah laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) menunjukkan tingkat pengangguran meningkat dibandingkan September. Data tersebut memperkuat spekulasi bahwa bank sentral AS, The Fed akan kembali memangkas suku bunga.
Adapun harga emas Antam tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) sebelumnya berada di level Rp 2,487 juta per gram yang dicetak pada Selasa 21 Oktober 2025.
Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 2,330 juta atau naik Rp 6.000 dari sebelumnya Rp 2,324 juta.
Pergerakan harga emas Antam di tengah harga emas dunia yang menguat pada Selasa (16/12/2025). Harga emas spot naik 0,2% menjadi US$ 4.310,21 per ons pada pukul 13:48 ET atau 18:48 GMT. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS tercatat turun tipis 0,1% ke level US$ 4.332,3 per ons.
Baca Juga
Harga Emas Antam (ANTM) Diam di Tempat, Pasar Tunggu Kabar Besar
Pelemahan dolar AS ke posisi terendah dalam dua bulan membuat emas yang diperdagangkan dalam denominasi dolar menjadi lebih terjangkau bagi pembeli luar negeri. Pada saat yang sama, imbal hasil obligasi Treasury AS tenor 10 tahun juga bergerak turun, menambah daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Pertumbuhan lapangan kerja di AS memang menunjukkan pemulihan pada November, tetapi tingkat pengangguran naik ke 4,6% di tengah ketidakpastian ekonomi akibat kebijakan perdagangan agresif Presiden Donald Trump. Angka ini lebih tinggi dari perkiraan survei Reuters terhadap para ekonom yang memproyeksikan tingkat pengangguran sebesar 4,4%.
Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee/FOMC) pekan lalu, mengumumkan penurunan suku bunga sebesar seperempat poin. Pernyataan yang disampaikan Ketua Federal Reserve Jerome Powell setelah keputusan tersebut dinilai pasar kurang agresif dibandingkan ekspektasi sebelumnya.
Kontrak berjangka suku bunga AS masih mencerminkan ekspektasi dua kali pemangkasan masing-masing 25 basis poin pada 2026, dengan total pelonggaran diperkirakan mencapai 59 basis poin. Dalam kondisi suku bunga rendah, emas yang tidak menawarkan imbal hasil cenderung mencatat kinerja lebih baik.
Baca Juga
Pelaku pasar kini menanti rilis Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk November yang dijadwalkan pada Kamis (18/12/2025), serta Indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi pada Jumat (19/12/2025), yang akan menjadi petunjuk lanjutan arah kebijakan moneter The Fed.
Berikut harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1,285 juta
- Emas 1 gram: Rp 2,470 juta
- Emas 2 gram: Rp 4,880 juta
- Emas 3 gram: Rp 7,295 juta
- Emas 5 gram: Rp 12,125 juta
- Emas 10 gram: Rp 24,195 juta
- Emas 25 gram: Rp 60,362 juta
- Emas 50 gram: Rp 120,645 juta
- Emas 100 gram: Rp 241,212 juta
- Emas 250 gram: Rp 602,765 juta
- Emas 500 gram: Rp 1,205,320 miliar
- Emas 1.000 gram: Rp 2,410,600 miliar.

