Kadin-Kemenpar Perkuat Kolaborasi, Fokus Ciptakan Lapangan Kerja di Sektor Pariwisata
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sepakat memperkuat kolaborasi untuk mendongkrak penciptaan lapangan kerja dan daya saing pariwisata nasional. Komitmen ini disampaikan dalam Rapimnas Kadin Indonesia di Jakarta, Selasa (2/12/2025).
Pariwisata saat ini menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi nasional. Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, merespons positif langkah-langkah dari Kemenpar mampu mendorong terciptanya lapangan kerja.
“Rapimnas tahun ini hanya satu tema: gotong royong menciptakan lapangan kerja. Karena ketika lapangan kerja tercipta, daya beli dan investasi akan meningkat,” ujar Anin di depan Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana.
Kadin juga memuji langkah pemerintah yang mulai memanfaatkan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) untuk memperkuat ekosistem pariwisata. Anin pun menekankan kesiapan dunia usaha, termasuk asosiasi pariwisata dari 38 provinsi, untuk terlibat lebih jauh. “Kami ingin mendengarkan bagaimana kita bisa kolaborasi lebih erat lagi dengan dunia usaha,” ujarnya.
Menpar Widiyanti menyambut ajakan tersebut. Ia menegaskan bahwa tantangan pariwisata saat ini justru membuka peluang besar bagi sektor swasta.
Baca Juga
Menpar Widiyanti Ungkap Capaian dan Target 'Cuan' Pariwisata 2026
“Tantangan pariwisata adalah opportunity bagi dunia usaha. Kami mohon dukungan dari swasta untuk memperkuat atraksi, amenitas, dan aksesibilitas,” kata Widiyanti.
Ia menekankan pentingnya mendorong destinasi-destinasi Indonesia agar semakin dikenal global sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan. “Dukungan swasta penting agar destinasi kita maju, dikenal di luar negeri, dan menjadi tujuan utama dunia,” tegasnya.
Di sisi lain, Menpar Widiyanti juga menyoroti ketahanan pariwisata domestik yang terbukti menjadi penyelamat saat pandemi. “Domestic tourism is our resilience engine,” ujarnya.
Dengan besarnya kontribusi ekonomi dan peluang yang terbuka, Kadin dan Kemenpar menilai sinergi sektor publik dan swasta menjadi kunci memperkuat industri pariwisata sekaligus mendukung pemerataan pembangunan nasional.

