Bagikan

Antam (ANTM) Sebut Kebijakan DMO Penting untuk Keberlanjutan Industri Emas

Poin Penting

Antam menilai rencana DMO emas sebagai langkah positif menjaga pasokan domestik.
Kebijakan DMO dianggap perlu disusun transparan dan berkeadilan bagi seluruh industri.
Sinkronisasi lintas sektor diperlukan agar DMO mendorong daya saing logam mulia nasional.

JAKARTA, investortrust.id - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam menyambut baik rencana pemerintah memperkuat ketersediaan emas bagi masyarakat melalui optimalisasi pasokan dari sumber domestik.

Corporate Secretary Division Head Antam Wisnu Danandi Haryanto menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan langkah strategis pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat, keberlanjutan industri, dan peningkatan nilai tambah komoditas mineral nasional.

“Secara prinsip, Antam memandang rencana pemerintah untuk memperkuat pasokan emas dari sumber domestik sebagai langkah positif dalam mendukung ketersediaan emas bagi masyarakat Indonesia," ujar Wisnu dalam keterangannya, Selasa (2/12/2025).

Baca Juga

Harga Emas Antam (ANTM) Naik Rp 30.000 Saat The Fed Dovish, Mengapa?

Menurut dia, inisiatif ini juga sejalan dengan arah kebijakan hilirisasi nasional serta semangat penguatan nilai tambah mineral sebagaimana diatur dalam ketentuan terbaru pemerintah.

Lebih lanjut Wisnu menegaskan bahwa besaran kewajiban pasokan dalam negeri (domestic market obligation/DMO) sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah. Kebijakan tersebut akan mempertimbangkan kebutuhan pasar domestik, kapasitas produksi nasional, serta dinamika industri emas dan perak secara menyeluruh.

“Antam mendukung penuh langkah pemerintah dalam memastikan masyarakat Indonesia dapat memperoleh akses terhadap emas dari dalam negeri. Kami siap melaksanakan arahan pemerintah dalam rangka memperkuat pasokan emas domestik,” ucap dia.

Karyawan memperlihatkan emas atau logam mulia di Galeri 24 milik Pegadaian, di Jakarta, Rabu (1/10/2025). Foto: Investortrust/Mohammad Defrizal (Photographer)
Source: Source

Dalam implementasinya, Antam menilai pentingnya penerapan prinsip fairness agar seluruh pelaku industri, baik penambang maupun pengolah, memperoleh kepastian usaha dan nilai ekonomi yang seimbang.

“Kebijakan DMO diharapkan disusun dengan prinsip yang transparan dan berkeadilan, sehingga seluruh pelaku di rantai pasok dapat berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan industri emas nasional,” jelas Wisnu.

Baca Juga

Dolar Melemah, Emas Antam (ANTM) Makin Kinclong

Selain itu, Antam juga memandang perlu adanya sinkronisasi kebijakan lintas sektor agar implementasi DMO berjalan efektif. Aspek perpajakan, tata niaga, dan regulasi pendukung lainnya perlu diharmonisasikan untuk menciptakan ekosistem logam mulia emas dan perak yang kuat dan berdaya saing.

“Antam percaya bahwa penyesuaian kebijakan yang tepat akan mendorong tumbuhnya industri logam mulia emas dan perak nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian nasional,” sebut Wisnu.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024