Dolar Melemah, Emas Antam (ANTM) Makin Kinclong
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini Selasa (2/12/2025) dipantau laman Logam Mulia mencapai Rp 2,425 juta atau naik Rp 10.000 dari Senin (1/2/2025) Rp 2,415 juta per gram di tengah meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dan pelemahan dolar AS.
Adapun harga emas Antam tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) sebelumnya berada di level Rp 2,487 juta per gram yang dicetak pada Selasa 21 Oktober 2025.
Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 2,286 juta atau naik Rp 10.000 dari sebelumnya Rp 2,276 juta.
Pergerakan harga emas Antam di tengah harga emas dunia yang naik pada Senin (1/12/2025) ke level tertinggi dalam enam minggu
Harga emas spot naik 0,2% menjadi US$ 4.239,35 per ons, level tertinggi sejak 21 Oktober 2025. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari meningkat 0,4% menjadi US$ 4.273,30 mengikuti sentimen yang sama di pasar komoditas.
Baca Juga
Harga Emas Antam (ANTM) Naik Rp 30.000 Saat The Fed Dovish, Mengapa?
Dolar AS melemah ke titik terendah 2 minggu dan membuat emas lebih menarik bagi investor yang memegang mata uang lainnya. Kondisi tersebut memperkuat tren kenaikan yang sudah terbentuk sejak akhir Oktober.
Ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga menguat setelah serangkaian data ekonomi AS menunjukkan penurunan momentum dan pejabat Fed memberikan sinyal dovish. Para pedagang meningkatkan taruhan penurunan suku bunga pada Desember dengan probabilitas mencapai 87% setelah pernyataan Gubernur Fed Christopher Waller dan Presiden Fed New York John Williams menunjukkan kecenderungan pelonggaran.
Suku bunga yang lebih rendah biasanya menguntungkan emas karena aset tersebut tidak memberikan imbal hasil dan menjadi lebih kompetitif dibandingkan obligasi pemerintah.
Investor masih menunggu sejumlah data ekonomi utama AS yang akan dirilis pekan ini. Agenda mencakup rilis data ketenagakerjaan Automatic Data Processing (ADP) November pada Rabu dan Indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (personal consumer expenditure/PCE) September yang sempat tertunda, indikator inflasi yang menjadi acuan utama Fed, pada akhir pekan lalu.
Data tersebut diperkirakan memberi gambaran lebih jelas tentang apakah inflasi melandai cukup cepat untuk mendukung sikap dovish.
Baca Juga
Harga Emas Dunia Menguat, Antam (ANTM) Ikut Naik meski Data Ekonomi Minim
Pernyataan Ketua Fed Jerome Powell pada Senin juga dinilai memberikan petunjuk arah kebijakan berikutnya. Pasar memperkirakan Fed akan menjaga retorika berhati-hati sembari membuka ruang penurunan suku bunga apabila inflasi bergerak konsisten menuju target.
Ekspektasi pergantian kepemimpinan Fed turut mempengaruhi sentimen pasar. Penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett mengatakan pada Minggu (30/11/2025) bahwa pihaknya bersedia menjabat sebagai ketua Fed berikutnya jika terpilih. Menteri Keuangan Scott Bessent menyampaikan ketua baru dapat diumumkan sebelum Natal, menambah spekulasi arah kebijakan moneter AS pada tahun depan.
Berikut harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1,262 juta
- Emas 1 gram: Rp 2,425 juta
- Emas 2 gram: Rp 4,790 juta
- Emas 3 gram: Rp 7,160 juta
- Emas 5 gram: Rp 11,900 juta
- Emas 10 gram: Rp 23,745 juta
- Emas 25 gram: Rp 59,237 juta
- Emas 50 gram: Rp 118,395 juta
- Emas 100 gram: Rp 236,712 juta
- Emas 250 gram: Rp 591,515 juta
- Emas 500 gram: Rp 1,182,820 miliar
- Emas 1.000 gram: Rp 2,365,600 miliar.

