Curi Perhatian di GJAW 2025, Toyota Veloz Hybrid Sudah Kantongi TKDN 65%
Poin Penting
|
TANGERANG, investortrust.id - Toyota Veloz Hybrid mencuri perhatian di ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. PT Toyota Astra Motor (TAM) menyebut mobil ini sudah mengantongi sertifikasi tingkat komponen dalam negeri (TDKN) sebesar 65%.
"TKDN 65 persen. Veloz (hybrid), ya. Karena ini kan baru, new category kan. Jadi kita nggak bisa bandingkan dengan (Veloz) lama yang sudah 80 (persen nilai TKDN)," kata Presiden Direktur Toyota Indonesia Motor Manufacturing (TMMIN) Nandi Julyanto, di ICE BSD City, Tangerang, Sabtu (29/11/2025).
Seperti diberitakan sebelumnya, Veloz Hybrid dibanderol dengan harga pre-book sebesar Rp 299 juta di ajang GJAW 2025. Dengan konfigurasi tujuh kursi, Toyota menyasar segmen mobil keluarga yang selama ini menjadi basis pasar Veloz dan Avanza.
Secara tampilan, Veloz Hybrid tidak jauh berbeda dengan versi bensin. Tidak banyak detail yang bisa dikorek, namun pada sektor performa mobil ini mengusung mesin 1.500 cc yang dipadukan dengan dua motor listrik, sehingga diklaim lebih efisien dalam konsumsi BBM.
Baca Juga
Toyota Veloz Hybrid Meluncur di GJAW 2025, Harga Kompetitif Rp 299 Juta
"Mobil ini menggunakan mesin 1.500 cc, 2NR-VEX, mirip punya Yaris Cross Hybrid, dengan tenaga mesin bensin 91 PS (89,75 dk) dan torsi 121 Nm, sedangkan motor listriknya 80 PS (78,9 dk) dengan torsi 141 Nm," sambung Nandi.
Presiden Direktur TAM Hiroyuki Ueda sebelumnya juga menegaskan, kehadiran Veloz Hybrid menunjukkan komitmen perusahaan terhadap konsumen Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Veloz sebagai salah satu model andalan. Ia juga memastikan mobil ini diproduksi secara lokal.
"Kami membuka babak baru untuk Veloz yang kini mengeluarkan hybrid dengan mobil untuk semua keluarga Indonesia,” kata Ueda beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, per Oktober 2025, Toyota masih mendominasi pasar otomotif nasional dengan pangsa pasar sekitar 31,8%. Pada periode Januari-Agustus 2025, Gaikindo mencatat market share Toyota stabil di kisaran 32,2% untuk wholesales dan 32,1% untuk retail, menunjukkan performa yang konsisten sepanjang tahun.
Dominasi ini ditopang oleh model-model seperti Kijang Innova, Avanza, Veloz, dan Calya yang menjadi kontributor utama penjualan. Selain itu, Toyota juga memimpin segmen kendaraan elektrifikasi (xEV), dengan pangsa pasar sekitar 33,3%.

