Toyota Veloz Hybrid Meluncur di GJAW 2025, Harga Kompetitif Rp 299 Juta
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Toyota Astra Motor (TAM) resmi meluncurkan Toyota Veloz Hybrid di ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, yang digelar di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Jumat (21/11/2025). Model baru ini hadir dengan harga menarik dan diproduksi secara lokal untuk memperkuat posisi Veloz di pasar mobil keluarga.
Presiden Direktur TAM Hiroyuki Ueda menegaskan bahwa kehadiran Veloz Hybrid merupakan komitmen Toyota dalam menghadirkan opsi ramah lingkungan bagi konsumen Indonesia. “Hari ini kami membuka babak baru untuk Veloz yang kini mengeluarkan hybrid untuk semua keluarga Indonesia,” kata Ueda.
Baca Juga
Toyota Siap Investasi Rp 2,5 Triliun Kembangkan Bioetanol di Indonesia
Secara desain, Veloz Hybrid masih mempertahankan karakter versi bensin. Namun dari sisi performa, mobil ini dibekali mesin 1.500 cc yang dipadukan dua motor listrik, sehingga menawarkan efisiensi bahan bakar lebih baik. Dengan konfigurasi tujuh kursi, Veloz Hybrid menyasar segmen keluarga yang selama ini menjadi basis kuat Veloz dan Avanza.
Wakil Presiden Direktur TAM Henry Tanoto menambahkan bahwa model hybrid ini menjadi pilihan lebih efisien dan berkelanjutan bagi keluarga modern. Ia mengumumkan harga khusus peluncuran, yakni Rp 299 juta untuk periode prebook GJAW 2025 yang berlangsung 21–30 November 2025.
Veloz Hybrid sekaligus melengkapi lini kendaraan elektrifikasi Toyota yang sebelumnya diisi Kijang Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid.
Dominasi Toyota
Toyota masih menguasai pasar otomotif nasional hingga Oktober 2025 dengan pangsa pasar sekitar 31,8%. Pada Januari–Agustus 2025, Gaikindo mencatat market share Toyota stabil di 32,2% untuk wholesales dan 32,1% untuk retail. Model seperti Kijang Innova, Avanza, Veloz, dan Calya menjadi penyumbang utama penjualan.
Toyota juga memimpin segmen kendaraan elektrifikasi (xEV) dengan market share sekitar 33,3%. Meski pasar otomotif sempat melambat, Toyota tetap mempertahankan posisi puncak dan bahkan sempat menyentuh 34,6% pada awal 2025. Dengan persaingan ketat antarprodusen Jepang, Toyota berhasil tetap berada di posisi teratas hingga akhir Oktober 2025.

