PLTS 50 MW Rp 900 Miliar Siap Pasok Energi Hijau IKN
Poin Penting
|
IKN, investortrust.id — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan PT Nusantara Sembcorp Solar Energi (NSSE) untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 50 megawatt (MW) senilai Rp 900 miliar.
Kepala Otorita IKN (OIKN), Basuki Hadimuljono menyampaikan, pengembangan infrastruktur energi bersih merupakan bagian dari strategi pembangunan kota. “Kerja sama ini menunjukkan bahwa visi kita membangun Nusantara sebagai sustainable forest city bukan hanya konsep, tetapi diwujudkan melalui program nyata dan investasi yang terukur,” kata Basuki dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, dikutip Jumat (28/11/2025).
Ia menegaskan, ketenagalistrikan berbasis energi hijau akan menjadi dasar keberlanjutan kota. “Energi hijau menjadi fondasi bagi kota masa depan yang rendah emisi, efisien, serta selaras dengan alam,” tegas Basuki.
Baca Juga
Prabowo Panggil Bahlil ke Istana, Bahas Implementasi PLTS 1 Desa 1 Megawatt
PT NSSE merupakan perusahaan patungan antara PLN Nusantara Renewables dan SembCorp Utilities Pte. Ltd. dengan nilai investasi sebesar Rp 900 miliar. Perusahaan tersebut menjadi pengembang pertama yang menyediakan layanan dasar ketenagalistrikan berbasis energi hijau di wilayah IKN.
Adapun, NSSE akan membangun PLTS pada titik dengan tingkat iradiasi terbaik di kawasan Nusantara. Infrastruktur itu diproyeksikan menghasilkan 92,8 gigawatthour (GWh) listrik per tahun dan menjadi salah satu sumber energi strategis dalam penyediaan energi bersih untuk pembangunan IKN.
Proyek PLTS berkapasitas 50 MW ini diproyeksikan memperkuat ketahanan energi serta mendukung percepatan transisi menuju sistem kelistrikan rendah karbon di IKN.
Baca Juga
Kerja sama Otorita IKN dan NSSE juga dirancang untuk mendukung langkah Indonesia menuju target net zero emission (NZE) 2060. "Kami berkomitmen memastikan pengembangan seluruh infrastruktur kota mengikuti prinsip rendah karbon," pungkas Basuki.

