ESDM: Program PLTS 100 GW di 80.000 Desa Tak Cuma untuk Penerangan, Tapi Juga buat Kebutuhan Strategis
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt (GW) yang akan tersebar di 80.000 desa bukan ditujukan hanya untuk penerangan.
Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Perencanaan Jisman Hutajulu menyampaikan, program 100 GW PLTS communal tersebut juga diperuntukkan untuk hal-hal yang strategis lainnya, seperti misalnya untuk cold storage bagi nelayan yang tinggal di wilayah pesisir.
“Kemudian daerah-daerah pertanian yang curah hujannya yang sedikit, sehingga diperlukan pompa air dari PLTS, ini sudah ada saya lihat di daerah-daerah Papua di sana,” sebut Jisman dalam acara Electricity Connect 2025 di Jakarta, Rabu (19/11/2025).
Baca Juga
Pertamina Hidupkan Kembali Lahan Kering Boyolali Lewat PLTS, Pendapatan Petani Naik 40%
Selain itu, pemerintah juga berencan untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di desa-desa tersebut. Diharapkannya, hal ini bakal mendorong pertumbuhan EV di desa-desa.
“Jadi sekali lagi tidak hanya penerangan, tapi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di desa,” tegas Jisman.
Dalam paparannya, Jisman mengungkapkan program PLTS 100 GW ini dibagi ke dalam tiga klasifikasi. Pertama adalah PLTS skala besar yang terhubung jaringan PLN termasuk untuk desa. PLTS jenis ini dapat menyediakan listrik dengan harga yang ekonomis karena skala ekonominya yang besar. Rencananya akan dibangun 88 gigawatt peak (GWp) untuk PLTS jenis ini dan Battery Energy Storage System 194,5 gigawatt hour (GWh).
Klasifikasi yang kedua adalah PLTS desa yang sudah terlistriki namun tidak terhubung jaringan PLN. PLTS jenis ini menyediakan listrik yang ekonomis meski berskala kecil karena lokasinya yang terpencil. Untuk klasifikasi ini akan dikembangkan PLTS 6,2 GWp dan BESS 27 GWh.
Klasifikasi terakhir adalah PLTS bagi desa yang belum terlistriki (program Lisdes). PLTS jenis ini menyediakan listrik ke daerah yang belum terjangkau listrik sama sekali di daerah 3T. Untuk klasifikasi ini akan dikembangkan PLTS 0,4 GWp dan BESS 222,5 GWh.

