Harga BYD Atto 1 Naik Jelang Akhir Tahun, Kenapa?
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - BYD Motor Indonesia merespons alasan di balik kenaikan harga Atto 1 jelang akhir 2025. Mobil listrik entry-level itu kini dibanderol Rp 199 juta untuk tipe Dynamic atau naik dari harga sebelumnya Rp 195 juta. Sementara varian Premium tetap di harga Rp 235 juta.
Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther T Panjaitan menjelaskan, kenaikan ini dipengaruhi beberapa faktor. Salah satu yang alasan lantaran Atto 1 masih berstatus impor sehingga sensitif terhadap perubahan kurs.
“Sudah naik ya yang (trim) bawah. Salah satunya memang karena kita masih berbasis impor itu adalah fluktuasi kurs,” kata Luther di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, di Tangerang, Jumat (21/11/2025).
Menurut Luther, pihaknya harus berhati-hati dalam melakukan revisi harga, terlebih karena Atto 1 menyasar segmen pasar yang sensitif. “Nah, kita harus pertimbangkan karena ini adalah model entry level. Kita juga harus sangat sensitif terhadap perubahan harga,” jelasnya.
Baca Juga
BYD Kuasai 54% Pangsa Pasar Mobil Listrik Indonesia, Jadi Penggerak Utama Pertumbuhan EV Nasional
Di sisi lain, Luther menambahkan, tingginya permintaan juga menjadi salah satu pemicu penyesuaian harga. Lonjakan pesanan mengharuskan BYD meningkatkan kapasitas layanan, termasuk jaringan, SDM, distribusi, hingga logistik.
“Memang saat ini demand-nya cukup tinggi. Kita juga perlu memenuhi ekspektasi customer. Memenuhi ekspektasi customer ini juga ada investasi untuk peningkatan pelayanan. Salah satunya bisa jaringan, orang, kemudian distribusi, logistik,” kata Luther.
Ia menegaskan bahwa kenaikan pada tipe terendah dilakukan agar daya saing Atto 1 tetap optimal, sembari menjaga kemampuan beli konsumen. “Nah kita butuh satu ruang untuk bisa mengoptimalkan itu. Jadi kita meningkatkan harga sedikit dari yang tipe terendah. Untuk yang tipe tertinggi kita rasa masih acceptable di level segitu. Untuk kita tetap melayani customer dengan baik,” ujarnya.
Luther juga menekankan bahwa sebagian harga awal Atto 1 merupakan harga pengenalan saat ajang GIIAS 2025 beberapa waktu lalu. Evaluasi dilakukan setelah melihat tingginya antusiasme pasar.
“Kedua sebenarnya memang harga itu pada saat masa pengenalan. Tapi melihat antusiasme customer kita menimbang bahwa tidak usah terlalu signifikan menaikan, namun ya titik itulah yang kita dapatkan,” katanya.
Diketahui, BYD Atto 1 menjadi salah satu model listrik yang paling diminati. Pada Oktober 2025, mobil ini mencatatkan wholesales hingga 9.396 unit. BYD sendiri hadir di GJAW 2025 dengan line-up lengkap, mulai dari Seal, Atto 3, Dolphin, hingga Atto 1.

