Wamen Ekraf Sentil Pentingnya Monetisasi Gim Lokal
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar menegaskan pentingnya monetisasi sebagai fondasi utama agar gim lokal dapat menembus pasar global. Hal itu disampaikan saat menerima audiensi manajemen CODA di Jakarta beberapa waktu lalu.
Pertemuan itu sekaligus membahas peluang kolaborasi strategis untuk memperkuat ekosistem gim nasional, termasuk peningkatan kapasitas developer dan pembukaan akses internasional bagi produk buatan Indonesia. Irene menyebut kreativitas developer lokal tinggi, tetapi butuh strategi monetisasi yang kuat agar nilai komersial gim dapat optimal.
“Kreativitas developer Indonesia luar biasa, tetapi tanpa strategi monetisasi yang tepat, potensi mereka tidak akan maksimal,” kata Irene dikutip dari keterangan resmi, Rabu (19/11/2025).
Sekadar informasi, CODA hadir dengan rekam jejak kuat melalui Codashop, Codapay, dan Coda Custom Commerce yang dipercaya lebih dari 300 penerbit dan puluhan juta pengguna global. Perusahaan ini mengintegrasikan lebih dari 90% metode pembayaran lokal dan internasional, memungkinkan peningkatan pendapatan bagi developer.
Baca Juga
Dalam diskusi, CODA turut menawarkan inisiatif global yang dapat diadopsi di Indonesia, seperti aktivasi gim di bandara dan stasiun, serta kolaborasi IP lintas industri. Irene menilai 2026 akan menjadi momentum besar bagi akselerasi industri gim nasional melalui ekspansi produk lokal dan pelatihan talenta muda.
“CODA hadir sebagai mitra strategis yang dapat membantu pengembangan ekosistem gim Indonesia,” ujarnya. Ia menegaskan Kemekraf siap memfasilitasi kolaborasi agar gim lokal berkembang, tidak hanya di pasar domestik, tetapi juga mengantongi penetrasi internasional.
CEO CODA Shane Happach menyatakan kesiapan mendukung penguatan developer Indonesia melalui pelatihan monetisasi, blog edukasi, hingga partisipasi dalam implementasi Perpres 19/2024 tentang percepatan industri gim nasional. CODA juga menyoroti pentingnya mindset pertumbuhan agar developer siap go international.
Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Muhammad Neil El Himam menilai, kolaborasi ini selaras dengan program prioritas ASTA EKRAF. Ia menyebut sinergi dengan CODA dapat memperkuat talenta lokal, memperluas pasar, meningkatkan literasi risiko digital, dan mendorong kebijakan industri yang adil serta berkelanjutan.

