Pameran 100 Tahun Batik Oey Soe Tjoen, Wamen Ekraf Tekankan Pentingnya Diplomasi Kultural
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Kementerian Ekraf) Irene Umar menghadiri pembukaan pameran Karya 3 Generasi Batik Oey Soe Tjoen (OST) di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta, Jumat, (25/7/2025) lalu. Irene mendorong perajin batik dari kalangan generasi muda untuk menjaga warisan budaya dan meningkatkan kualitas industri kreatif.
"Ini momen bahwa ekonomi kreatif dan budaya saling berkaitan. Kami menanamkan cultural diplomacy supaya semua orang mengenal bahwa batik berasal dari Indonesia dan setiap motif punya cerita khas," kata Irene dalam keterangannya, Minggu (27/87/2025).
Baca Juga
Pertamina Bawa Batik Karya Difabel Tampil Mendunia di World Expo Jepang
Koleksi Batik Oey Soe Tjoen sebagai batik tulis halus tertua sering diburu kolektor internasional. Batik Oey Soe Tjoen (Batik OST) merekam sejarah Indonesia melalui berbagai motif yang dipengaruhi budaya Jawa, peranakan Tionghoa, Eropa, Asia, dan Arab sejak 1925 di Kedungweni, Pekalongan. Batik merek OST kini resmi berusia 100 tahun.
"Batik bukan hanya sebuah kain, tetapi perjalanan sejarah. Kita bisa melihat seperti apa evolution dari berbagai budaya yang terpengaruh dalam suatu kain batik. Let’s remember this moment as something that’s sacred. Mari, kita sebarkan batik dari Indonesia ke seluruh dunia lewat diplomasi batik," ungkapnya.
Irene mengungkapkan pameran Karya 3 Generasi selama 100 tahun ini menjadi kesempatan penikmat batik untuk melihat keragaman motif dan warna yang menawan. Kementerian Ekraf juga berkomitmen memberi perlindungan terhadap batik tulis melalui jaminan hak kekayaan intelektual (HaKI).
"Melalui pameran ini, saya amati ada konsistensi kain batik tercipta dari tiga generasi dan tiap generasi punya perbedaan uniqueness and authenticity dari masing-masing pembatik. Saya paling suka dengan batik motif kupu-kupu dan ada warna pink," ucapnya.
Baca Juga
Tema pameran yang diangkat tahun ini yaitu Keteguhan Hati Merawat Warisan. Masyarakat dapat melihat Pameran Batik Oey Soe Tjoen di Galeri Emiria Soenassa TIM pada 25 Juli – 3 Agustus 2025.
"Warisan bukan sekadar benda, tetapi dapat berupa kisah perjuangan, pengabdian, cinta, dan kehormatan yang dapat menginspirasi generasi berikutnya seperti melalui motif-motif batik Oey Soe Tjoen," ujarnya.

