Relawan Elnusa (ELSA) Nyelam Tanam 556 Bibit Terumbu Karang di Teluk Ambon
Poin Penting
|
MORELLA, Investortrust.id – Laut Morella memantulkan cahaya pagi yang lembut saat sekelompok relawan dari PT Elnusa Tbk menurunkan diri ke kedalaman air. Pada hari itu, para pekerja yang biasanya mengelola data, rig, dan operasi energi memilih menanam kehidupan, berupa 556 bibit terumbu karang pada 35 struktur spider di kedalaman 3–5 meter. Setiap bibit menjadi simbol harapan bagi laut yang lama terluka dan kini mencoba pulih.
Di titik konservasi yang tak jauh dari fasilitas operasional PT Elnusa Petrofin di Teluk Ambon, Maluku Utara, para relawan menemukan kedekatan yang lebih dari sekadar jarak. Laut yang mereka jaga adalah laut yang dilihat para pekerja setiap hari, ruang hidup bagi masyarakat pesisir, dan sumber penghidupan bagi nelayan Morella.
Aksi ini muncul dari kesadaran yang tumbuh di lingkungan perusahaan, bukan sekadar program formal. Relawan Elnusa memilih menyelam dan menanam karang dengan tangan mereka sendiri, membawa nilai kemanusiaan dan kepedulian pada bumi.
Baca Juga
Elnusa (ELSA) Perkuat Kapasitas 'Cementing' Nasional, Targetkan 20% 'Market Share' di 2026
"Rasanya berbeda ketika kita sendiri yang turun ke laut, melihat langsung kondisi karang, dan menanamnya dengan tangan sendiri. Ada rasa tanggung jawab yang tumbuh dari dalam," ujar Andoro, salah satu volunteer penyelam dari Elnusa dikutip Selasa (18/11/2025).
Sementara relawan bekerja di bawah permukaan laut, kegiatan edukasi dan bersih pantai berlangsung di tepi pantai Morella. Puluhan siswa Madrasah Ibtidaiyah Al Hilaal Morella belajar memilah sampah, mengenal jenis-jenis sampah laut, dan mengikuti permainan edukatif. Dari kegiatan itu, terkumpul 31,02 kg sampah. Namun, dampak yang lebih besar adalah kesadaran baru di hati anak-anak mengenai pentingnya menjaga laut.
"Saya baru tahu kalau plastik bisa bikin ikan sakit. Saya mau ajak teman-teman saya buat jaga pantai," kata La Ode Khairil Anwar, siswa kelas 6 yang ikut kegiatan edukasi tersebut.
Bagi masyarakat pesisir Morella, laut adalah nadi kehidupan. Mereka melihat kerusakan karang yang meningkat dan tangkapan ikan yang semakin berkurang selama bertahun-tahun. Kehadiran program konservasi ini memunculkan kembali optimisme. “Sudah lama kami lihat karang makin rusak, ikan makin susah dicari. Tapi hari ini kami lihat ada harapan. Terima kasih sudah datang dan peduli," tutur Samsul Bahri, perwakilan Raja Morella.
Corporate Secretary PT Elnusa Tbk, Rustam Aji, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari rangkaian Green Action 2025, program keberlanjutan lingkungan yang dijalankan perusahaan untuk menciptakan dampak nyata bagi ekosistem.
Baca Juga
Elnusa (ELSA) dan PIEP Perkuat Diplomasi Energi Indonesia di Pasar Afrika dan Mediterania
"Semoga aksi konservasi laut yang kita lakukan hari ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi ekosistem laut, memperkuat kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam, serta menjadi langkah nyata dalam menciptakan dampak keberlanjutan untuk bumi dan generasi mendatang," ujarnya.
Dari Morella, laut tidak hanya menerima bibit karang muda, tetapi juga semangat kolektif dari relawan, anak-anak, masyarakat, dan perusahaan yang bekerja bersama. Pemulihan laut Maluku menjadi pesan yang lebih luas: menjaga laut berarti menjaga masa depan. Melalui aksi sederhana namun bermakna, Elnusa berharap pesan itu menyebar ke seluruh Indonesia.

